Serangan Rudal Iran ke Israel Sebagai Tanggapan atas Pembunuhan Pemimpin Hizbullah

Photo Author
Lintang Aksara, Media 24
- Sabtu, 5 Oktober 2024 | 10:00 WIB
Tangkapan Layar Video Amatir saat Serangan Rudal Iran ke Israel. (X.com /@SumitHansd - @MarioNawfal)
Tangkapan Layar Video Amatir saat Serangan Rudal Iran ke Israel. (X.com /@SumitHansd - @MarioNawfal)

MEDIA24.ID, JAKARTA - Pada Selasa, 1 Oktober 2024, Garda Revolusi Iran (IRGC) meluncurkan serangan rudal balistik ke wilayah Israel, menandai langkah agresif sebagai balasan atas pembunuhan Pemimpin Hizbullah, Hassan Nasrallah, serta Kepala Biro Politik Hamas, Ismail Haniyeh.

Perintah untuk serangan ini dikeluarkan oleh Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, setelah Israel mengonfirmasi kematian Nasrallah.

Menurut laporan Reuters, Khamenei menyatakan bahwa "nasib wilayah ini akan ditentukan oleh kekuatan perlawanan, dengan Hizbullah di garis terdepan."

Baca Juga: Jokowi Tiba Ditemani Jan Ethes Hadir di Peringatan HUT Ke-79 TNI

Kematian Nasrallah dianggap sebagai kerugian besar bagi Iran, mengingat perannya yang signifikan dalam memperkuat Hizbullah, yang merupakan sekutu utama Teheran di kawasan Timur Tengah.

Serangan 'Brutal' dan Respons Israel

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) melaporkan bahwa serangan tersebut melibatkan peluncuran sekitar 200 rudal balistik dari Iran.

Laksamana Muda Daniel Hagari, juru bicara IDF, menjelaskan bahwa serangan tersebut menargetkan sejumlah lokasi strategis, termasuk pangkalan udara Nevatim, yang diduga sebagai markas Mossad dekat Tel Aviv, serta wilayah Hatzerim dan Tel Nof, dengan fokus pada kekuatan tank Israel di dekat Ashkelon.

Baca Juga: Anisa Bahar, Sosok yang Dilamar Lelaki 19 Tahun Lebih Muda

Menanggapi serangan ini, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan tekadnya untuk membalas, menegaskan bahwa Iran telah melakukan kesalahan besar yang akan mereka bayar.

Dia menyebutkan bahwa potensi perang dapat dihindari jika dia bersedia menerima proposal gencatan senjata yang diajukan oleh Presiden AS Joe Biden.

Penasihat Keamanan Nasional AS, Jake Sullivan, juga berkomentar, menegaskan dukungan mereka kepada Israel dan menjanjikan konsekuensi berat bagi Iran.

"Kami bangga dengan tindakan yang telah kami ambil bersama Israel, untuk melindungi dan membela Israel," ujarnya.

Baca Juga: BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca 5-6 Oktober 2024, 16 Wilayah Berpotensi Hujan Lebat

Halaman:

Editor: Lintang Aksara

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X