MEDIA24.ID, JAKARTA - Pada Selasa, 1 Oktober 2024, Garda Revolusi Iran (IRGC) meluncurkan serangan rudal balistik ke wilayah Israel, menandai langkah agresif sebagai balasan atas pembunuhan Pemimpin Hizbullah, Hassan Nasrallah, serta Kepala Biro Politik Hamas, Ismail Haniyeh.
Perintah untuk serangan ini dikeluarkan oleh Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, setelah Israel mengonfirmasi kematian Nasrallah.
Menurut laporan Reuters, Khamenei menyatakan bahwa "nasib wilayah ini akan ditentukan oleh kekuatan perlawanan, dengan Hizbullah di garis terdepan."
Baca Juga: Jokowi Tiba Ditemani Jan Ethes Hadir di Peringatan HUT Ke-79 TNI
Kematian Nasrallah dianggap sebagai kerugian besar bagi Iran, mengingat perannya yang signifikan dalam memperkuat Hizbullah, yang merupakan sekutu utama Teheran di kawasan Timur Tengah.
Serangan 'Brutal' dan Respons Israel
Pasukan Pertahanan Israel (IDF) melaporkan bahwa serangan tersebut melibatkan peluncuran sekitar 200 rudal balistik dari Iran.
Laksamana Muda Daniel Hagari, juru bicara IDF, menjelaskan bahwa serangan tersebut menargetkan sejumlah lokasi strategis, termasuk pangkalan udara Nevatim, yang diduga sebagai markas Mossad dekat Tel Aviv, serta wilayah Hatzerim dan Tel Nof, dengan fokus pada kekuatan tank Israel di dekat Ashkelon.
Baca Juga: Anisa Bahar, Sosok yang Dilamar Lelaki 19 Tahun Lebih Muda
Menanggapi serangan ini, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan tekadnya untuk membalas, menegaskan bahwa Iran telah melakukan kesalahan besar yang akan mereka bayar.
Dia menyebutkan bahwa potensi perang dapat dihindari jika dia bersedia menerima proposal gencatan senjata yang diajukan oleh Presiden AS Joe Biden.
Penasihat Keamanan Nasional AS, Jake Sullivan, juga berkomentar, menegaskan dukungan mereka kepada Israel dan menjanjikan konsekuensi berat bagi Iran.
"Kami bangga dengan tindakan yang telah kami ambil bersama Israel, untuk melindungi dan membela Israel," ujarnya.
Baca Juga: BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca 5-6 Oktober 2024, 16 Wilayah Berpotensi Hujan Lebat
Artikel Terkait
ALVA Berkolaborasi dengan Google Cloud, Mendukung Transisi Mobilitas Hijau di Indonesia
Ini 3 Alasan Galaxy S24 FE jadi Smartphone Paling Worth It Banget
Masyarakat Bisa Nonton Gratis Rangkaian Acara HUT Ke-79 TNI di Monas
Apresiasi Pembentukan Sekber dan API-MB, Wamenag: Ikhtiar untuk Menjaga Bangsa dan Negara
Mahasiswa UPER Bagikan Kiat Persiapan Kuliah ke Amerika Serikat, Wajib Baca!