Drama Produksi Film Biopik Michael Jackson, Syuting Ulang Babak Ketiga Karena Masalah Hukum

Photo Author
Rahmah Zakiya, Media 24
- Senin, 27 Januari 2025 | 18:03 WIB
Film Biopik Michael Jackson  (Foto: capture youtube)
Film Biopik Michael Jackson (Foto: capture youtube)

MEDIA24.IDFilm biopik Michael, yang mengisahkan perjalanan hidup dan karier legenda musik pop Michael Jackson, kini menghadapi hambatan besar.

Babak ketiga film ini harus dirombak total dan menjalani proses syuting ulang setelah terlibat permasalahan hukum terkait larangan mendramatisasi tuduhan pelecehan seksual yang pernah dihadapi sang bintang.

Film ini disutradarai oleh Antoine Fuqua dan menampilkan Jaafar Jackson, keponakan Michael Jackson, sebagai pemeran utama.

Awalnya, film ini dijadwalkan tayang pada Oktober 2025, namun kendala terbaru ini menimbulkan kekhawatiran bahwa jadwal tersebut mungkin terganggu.

Baca Juga: Libur Panjang Israel Mikraj dan Imlek, Kawasan Puncak Padat di Sejumlah Titiknya

Menurut laporan dari Matthew Belloni, salah satu pendiri Puck, babak ketiga film awalnya berpusat pada kasus Chandler yang mencuat pada 1993.

Naskah awal menampilkan adegan-adegan sensitif, termasuk diskusi pengacara Michael Jackson tentang kemungkinan penyelesaian di luar pengadilan serta penyelidikan polisi yang mencakup pencarian traumatis pada tubuh Michael.

Namun, keluarga Michael Jackson telah menandatangani perjanjian hukum yang melarang kasus ini didramatisasi dalam film. Hal ini membuat sebagian besar adegan kunci tidak dapat digunakan.

Jika Universal Studio menolak menyetujui syuting ulang, keberlangsungan proyek ini terancam.

Baca Juga: Ketum GP Ansor Addin Jauharudin Raih Penghargaan atas Deklarasi Jakarta-Vatikan yang Visioner

Kendati demikian, tim produksi tetap optimis bahwa perubahan dapat dilakukan dan film akan tetap dirilis sesuai jadwal.

Selain Jaafar Jackson, film ini juga menghadirkan Colman Domingo sebagai Joe Jackson, Miles Teller sebagai manajer John Branca, Kat Graham sebagai Diana Ross, dan Kendrick Sampson sebagai Quincy Jones.

Kasus Chandler sendiri adalah salah satu kontroversi terbesar dalam hidup Michael Jackson. Pada 1993, Evan Chandler menuduh Jackson melakukan pelecehan terhadap putranya, Jordan Chandler, yang saat itu berusia 13 tahun.

Meskipun penyelidikan tidak menemukan bukti fisik, Michael akhirnya menyelesaikan kasus ini di luar pengadilan dengan membayar sebesar 23 juta dolar AS pada 1994.

Halaman:

Editor: Rahmah Zakiya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X