MEDIA24.ID, JABODETABEK - Masyarakat Jakarta diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir setelah ketinggian air di Bendung Katulampa mencapai status Siaga 3.
Hujan deras yang mengguyur kawasan Bogor dan Puncak menyebabkan debit air Sungai Ciliwung melonjak drastis.
Pada Jumat (28/2/2025) pukul 16.30 WIB, ketinggian air di Bendung Katulampa tercatat 120 cm, dengan aliran air menuju Jakarta mencapai 188 ribu liter per detik.
Petugas Bendung Katulampa, Andi Sudirman, menjelaskan bahwa kenaikan debit air mulai terjadi sejak pukul 14.00 WIB akibat hujan deras di hulu sungai.
Baca Juga: Permintaan Buka Puasa Bersama Ditolak, Vadel Badjideh Diminta Bersabar
Kondisi ini diperparah dengan hujan yang juga turun di Cibinong dan Depok, yang dapat menambah volume air ke Jakarta.
"Sepanjang hari normal, tetapi mulai pukul 14.00 WIB, hujan mulai turun dan debit air terus meningkat," ungkap Andi Sudirman.
Ia pun mengingatkan warga yang tinggal di bantaran Sungai Ciliwung untuk lebih waspada, terutama karena air diperkirakan akan mencapai Jakarta sekitar subuh esok hari, mengingat perjalanan air dari Bogor ke ibu kota memakan waktu sekitar 9-11 jam.
Pemerintah daerah dan masyarakat diharapkan untuk bersiap menghadapi kemungkinan banjir, mengingat curah hujan yang masih tinggi dalam beberapa hari ke depan.
Artikel Terkait
Breaking News! MA Perberat Vonis Eks Dirut Pertamina Karen Agustiawan Jadi 13 Tahun Penjara
Sambut Ramadhan 2025 dengan Doa Penuh Berkah, Ini Rekomendasinya
Permintaan Buka Puasa Bersama Ditolak, Vadel Badjideh Diminta Bersabar