485 Jiwa Terdampak Banjir Cisarua, Pemkab Bogor Dirikan Dapur Umum

Photo Author
Nofellisa Aropah, Media 24
- Senin, 3 Maret 2025 | 14:22 WIB
Jembatan putus akibat banjir bandang di Cisarua Kabupaten Bogor  (Dok. BPBD)
Jembatan putus akibat banjir bandang di Cisarua Kabupaten Bogor (Dok. BPBD)

MEDIA24.ID, BOGOR-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memastikan memberi pelayanan terbaik bagi korban bencana alam banjir bandang di Kampung Pensiunan, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor.

Bupati Bogor Rudy Susmanto mengungkap bahwa, bencana banjir bandang yang terjadi di Cisarua Minggu (2/3/2025) malam itu merupakan bencana yang cukup besar.

Sebab, menurutnya, bencana alam banjir itu mengakibatkan sejumlah rumah warga Cisarua terdampak, sehingga banyak pemilik rumah yang harus diungsikan.

Baca Juga: Jembatan Ambruk dan Satu Rumah Hanyut, Banjir Terjang di Kawasan Puncak Bogor

"Saat ini pengungsi ada sekitar 204 jiwa, kepala keluarga yang terdampak ada 140 kepala keluarga. Dengan jumlah keluarga 486 jiwa," ujar Rudy Senin (3/3/2025).

Rudy mengatakan, usai terjadi bencana banjir bandang itu, dirinya langsung mendatangi tempat kejadian serta memberikan bantuan kepada warga terdampak.

Begitupun, Rudy Susmanto memastikan bahwa Pemkab Bogor akan memberikan pelayanan terbaik baik korban bencana alam.

Baca Juga: Bendung Katulampa Siaga 3, Warga Jakarta Diminta Waspada Banjir

"Kita memastikan beberapa pengungsi dapat pelayanan yang terbaik. Mudah-mudahan hari ini para pengungsi juga sudah dapat tempat yang lebih baik lagi dari kondisi malam hari," jelas dia.

Selain itu, kata dia, terkait dengan para pengungsi yang sedang menjalankan puasa, maka pihaknya akan menyediakan dapur umum agar kebutuhan masyarakat terpenuhi.

"Pengungsi juga ingin berpuasa maka kami pastikan untuk sahurnya dapat tersedia dengan baik dan tentunya kebutuhan-kebutuhan para pengungsi kita prioritaskan kita berikan yang terbaik," imbuh dia.

Banjir bandang yang terjadi di Cisarua ini, dia menghimbau agar masyarakat selalu menjaga lingkungan dan menjaga kebersihan

"Di musim hujan tentunya kita sama-sama di beberapa titik wilayah terjadinya banjir adalah karena mungkin salah satunya kita kurang perhatian terhadap lingkungan kita sendiri dan budayakan membuang sampah pada tempatnya, jangan menuang sampah ke sungai," pungkasnya.

Editor: Nofellisa Aropah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X