Banjir Terjang Kabupaten Bogor, Ratusan Rumah Terendam dan Satu Warga Hilang

Photo Author
Rahmah Zakiya, Media 24
- Senin, 3 Maret 2025 | 14:35 WIB
Tim BPBD Kab Bogor mengevakuasi warga dan melalukan pembersihan pasca banjir, Senin (3/3).  (foto: BPBD Kab Bogor)
Tim BPBD Kab Bogor mengevakuasi warga dan melalukan pembersihan pasca banjir, Senin (3/3). (foto: BPBD Kab Bogor)

MEDIA24.ID, JABODETABEK - Bogor kembali dilanda bencana banjir setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak Minggu (2/3) malam.

Sungai Cimanceri yang meluap menyebabkan ratusan rumah terendam di beberapa kecamatan, bahkan satu warga dilaporkan hilang terseret arus.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat melaporkan bahwa banjir melanda Kecamatan Rumpin, Bojong Gede, dan Cisarua.

Baca Juga: 485 Jiwa Terdampak Banjir Cisarua, Pemkab Bogor Dirikan Dapur Umum

Di Desa Sukasari, Kecamatan Rumpin, satu rumah dan satu pondok pesantren ikut terdampak. Sementara di Desa Rawapanjang, Bojong Gede, sebanyak 137 rumah terendam dan 547 jiwa terdampak.

Hal serupa terjadi di Desa Tugu Selatan, di mana 119 rumah tergenang banjir dengan total 423 jiwa terkena dampaknya.

Tragedi terjadi di Desa Citeko, Kecamatan Cisarua, ketika seorang warga bernama Asep Mulyana (59) hilang terseret arus. Kejadian bermula saat air Kali Cisaru meluap hingga setinggi lutut dengan arus deras.

Baca Juga: Dirut Pertamina Pimpin Langsung Pembenahan, Pastikan Tata Kelola Migas Optimal

Seorang warga bernama Yuyun berhasil diselamatkan, namun suaminya, Asep, yang mencoba menolong, justru hanyut dan hingga kini belum ditemukan.

BPBD Kabupaten Bogor telah berkoordinasi dengan pemerintah desa dan pihak terkait untuk menangani dampak banjir. Hingga Senin (3/3) pagi, banjir telah mulai surut, dan warga mulai membersihkan lumpur dari rumah mereka.

Baca Juga: Sidang Praperadilan Hasto Kristiyanto Ditunda, Hakim Kabulkan Penundaan Selama Sepekan

Tim gabungan BPBD, aparat desa, serta relawan setempat melanjutkan pencarian korban hilang sejak pukul 07.00 WIB.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan dan cuaca ekstrem.

Warga di daerah rawan diminta segera mengungsi jika debit air meningkat serta menyiapkan tas siaga bencana berisi dokumen penting, obat-obatan, dan kebutuhan darurat lainnya.

Editor: Rahmah Zakiya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X