Dukung Keberlanjutan Perikanan, Mahasiswa UPER Rancang Prototipe Bisnis Hasil Tangkap Laut

Photo Author
Moh Purwadi, Media 24
- Sabtu, 1 Maret 2025 | 06:09 WIB
Mahasiswa Universitas Pertamina menciptakan inovasi keren yakni Fish UPER. Purwarupa digital tersebut bisa menghubungkan nelayan langsung dengan konsumen.  (Foto/Dok/Humas Uper)
Mahasiswa Universitas Pertamina menciptakan inovasi keren yakni Fish UPER. Purwarupa digital tersebut bisa menghubungkan nelayan langsung dengan konsumen. (Foto/Dok/Humas Uper)

Sedangkan UPIn, menawarkan layanan penyimpanan produk perikanan yang memungkinkan dapat menjaga kualitas ikan.

“Kami mengembangkan prototipe aplikasi untuk meningkatkan akses nelayan ke konsumen dan memenuhi permintaan ikan, sambil mengurangi eksploitasi berlebih. Layanan cold chain kami menjaga kesegaran ikan selama distribusi, termasuk ke daerah terpencil," ungkap Kaila.

"Dengan teknologi penyimpanan yang optimal, kami menjaga kualitas ikan lebih lama, mengurangi limbah, dan meningkatkan nilai jual. Kami berharap desain teknologi ini dapat segera diimplementasikan untuk mendukung nelayan menjangkau konsumen dengan lebih cepat,” lanjutnya.

Keberhasilan tim Fish UPER dalam merancang prototipe aplikasi ini mencerminkan keterampilan mahasiswa dalam merespons kebutuhan sosial dengan solusi inovatif. Selain itu, Fish UPER juga dirancang sebagai aplikasi yang berkelanjutan dalam industri perikanan.

“Hal ini karena proses bisnisnya tidak menghasilkan limbah, sekaligus berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Di sisi lain, Fish UPER berpotensi untuk digunakan dalam jangka panjang, memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi nelayan dan pelaku bisnis perikanan,” pungkas Ita Musfirowati Hanika, M.I.Kom., dosen pengampu mata kuliah Bisnis Berbasis Digital.

Selain Fish UPER, beberapa tim dalam mata kuliah tersebut juga mengembangkan sejumlah rancangan bisnis inovatif. Di antaranya, Zyfit, sebuah aplikasi kesehatan yang membantu pengguna menjaga kebugaran; Clean Now, aplikasi laundry yang menawarkan layanan pencucian pakaian berbasis digital;

Lainnya, Ecodrop, platform pengelolaan sampah yang mendorong praktik daur ulang; PakaiLagi, aplikasi yang memfasilitasi pemanfaatan pakaian bekas agar lebih berkelanjutan; StyleSync, aplikasi gaya hidup yang menghubungkan pengguna dengan tren fashion terkini; serta MoodMate, aplikasi yang berfokus pada kesehatan mental.

“Sebagai kampus yang berorientasi pada bidang teknologi, karya mahasiswa Komunikasi UPER menjadi wujud bukti nyata dalam menjembatani kesenjangan antara teknologi dan kebutuhan sosial. Inovasi mereka tidak hanya relevan sebagai solusi nyata, tetapi juga mendorong partisipasi masyarakat secara berkelanjutan," kata Rektor Universitas Pertamina Prof. Wawan Gunawan A. Kadir MS.

"Selain itu, pemanfaatan teknologi dalam proyek-proyek ini tidak hanya meningkatkan kualitas karya, tetapi juga memperkuat keterhubungan antara institusi, industri, dan masyarakat,” tambahnya. ***

Halaman:

Editor: Moh Purwadi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X