MEDIA24.ID, JAKARTA-Kementerian Agama (Kemenag) berkomitmen untuk mendorong internasionalisasi Ma’had Aly melalui berbagai program kolaboratif.
Hal itu diungkapkan Staf Khusus Menteri Agama Farid F. Saenong saat menjadi pembicara kunci dalam "Webinar Pesantren “Ma’had Aly Go Internasional”, Sabtu (15/3/2025).
Menurutnya, langkah yang akan terus diupayakan adalah memperluas kerja sama dengan universitas dan lembaga pendidikan Islam di luar negeri.
Baca Juga: Kemenag Buka Lowongan CPNS 2024, Lulusan Ma'had Aly Bisa Daftar
“Kita ingin melihat alumni Ma’had Aly tidak hanya menjadi pemikir Islam yang mumpuni, tetapi juga mampu memberikan kontribusi di tingkat global melalui kajian-kajian keislaman yang berbasis pada khazanah pesantren,” jelasnya.
Farid menilai upaya yang dilakukan Kemenag untuk mendorong internasionalisasi Ma’had Aly sudah cukup bagus.
“Kemenag sudah memberangkatkan beberapa mahasantri, muhadir (dosen), dan mudir (rektor) Ma’had Aly ke berbagai negara seperti Jerman, Mesir, Maroko, Amerika, Inggris, dan tempat-tempat lainnya,” sambungnya.
Baca Juga: Kabar Gembira! Kemenag Targetkan Dana BOP RA dan BOS Madrasah Cair Sebelum Idullfitri 1446H
Ragam negara tujuan tersebut, kata Farid, merupakan nilai plus tersendiri. Mahasantri dapat menambah wawasan dan pengalaman baru seputar kehidupan sosial keagamaan di negara tujuan. Mereka juga dapat berbagi pengalaman keindonesiaan kepada warga negara tersebut.
“Namun sekali lagi kami terus berkomitmen untuk memperluas kerja sama dengan lembaga-lembaga di berbagai negara,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa penguatan kapasitas santri dalam bidang literasi digital dan komunikasi global menjadi kunci dalam memperkenalkan pemikiran Islam ala pesantren di tingkat internasional.
“Kita harus mendorong mahasantri Ma’had Aly untuk aktif menulis, berdiskusi, dan mempublikasikan pemikirannya dalam berbagai bahasa agar nilai-nilai Islam yang moderat dapat tersebar lebih luas,” pungkasnya.
Selain Farid, turut hadir menjadi narasumber Direktur Jenderal Pendidikan Islam Amin Suyitno, Direktur Pesantren Basnang Said, dan lima perwakilan Ma’had Aly alumni Program Beasiswa Non Degree Dana Abadi Pesantren ke berbagai negara.
Webinar disiarkan secara langsung di kanal youtube Pendidikan Pesantren dan dihadiri lebih dari dua ribu peserta.
Artikel Terkait
Peringatan Nuzulul Quran, Kemenag Gelar 350 Ribu Khataman Al Quran