Pemerintah Gelar Operasi Pasar Serentak Jelang Ramadan, Harga Pangan Dijamin Stabil

Photo Author
Rahmah Zakiya, Media 24
- Kamis, 20 Februari 2025 | 11:13 WIB
Ilustrasi: Aktivitas pasar tradisional. Indonesia mengalami deflasi berturut-turut yang mengindikasikan adanya penurunan daya beli masyarakat.  (Foto Nazarudin Media24.id)
Ilustrasi: Aktivitas pasar tradisional. Indonesia mengalami deflasi berturut-turut yang mengindikasikan adanya penurunan daya beli masyarakat. (Foto Nazarudin Media24.id)

MEDIA24.ID - Pemerintah tengah mematangkan rencana operasi pasar dalam bentuk Gerakan Pangan Murah (GPM) yang akan digelar serentak di seluruh Indonesia menjelang dan selama bulan Ramadan.

Dimulai pada 24 Februari hingga akhir Maret 2025, operasi pasar ini melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN dan sektor swasta, guna memastikan masyarakat mendapatkan harga pangan pokok yang terjangkau. 

Kepala Badan Pangan Nasional (NFA), Arief Prasetyo Adi, menegaskan bahwa operasi pasar ini bertujuan untuk menstabilkan dan menurunkan harga pangan, sebagaimana instruksi langsung dari Presiden.

Baca Juga: Pelantikan Serentak Kepala Daerah 2025, Momen Bersejarah di Istana Negara

"Operasi pasar akan berlangsung di seluruh Indonesia, bukan hanya di Jakarta," ungkapnya dalam keterangan resmi, Kamis (20/2/2025).

Pemerintah memastikan harga komoditas yang dijual dalam GPM akan berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET), sehingga masyarakat bisa mendapatkan bahan pangan dengan harga lebih terjangkau selama Ramadan hingga Idulfitri. 

GPM akan berlangsung setiap hari di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota, dengan dukungan berbagai pihak, termasuk Bulog, ID FOOD, PT Pos Indonesia, serta jaringan ritel dan pelaku usaha pangan. Adapun distribusi pangan yang disiapkan mencakup

Baca Juga: HPSN 2025: DLH DKI Ajak Warga Jakarta Ikut Aksi Bersih dan Trash Fest

Minyak goreng MinyaKita – 70 ribu kiloliter

Gula konsumsi – 50 ribu ton

Bawang putih – 20 ribu ton

Daging kerbau beku – 19 ribu ton

Beras – 100 ribu ton

Total distribusi mencapai 189 ribu ton bahan pangan ditambah 70 ribu kiloliter MinyaKita yang disebar ke seluruh Indonesia. 

Halaman:

Editor: Rahmah Zakiya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

HUT ke-74 Kopassus 2026: Garda Senyap untuk Negeri

Kamis, 16 April 2026 | 15:40 WIB
X