DPR Dukung Operasi Pasar Murah, Pastikan Harga Pangan Stabil Saat Ramadan

Photo Author
Rahmah Zakiya, Media 24
- Jumat, 28 Februari 2025 | 18:11 WIB
Ilustrasi beras zakat yang diusulkan DPD akan membantu danai Makan Bergizi Gratis (Freepik)
Ilustrasi beras zakat yang diusulkan DPD akan membantu danai Makan Bergizi Gratis (Freepik)

 

MEDIA24.ID, NASIONAL - Menjelang Ramadan 1446 Hijriah, Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurijal mendukung penuh langkah Pemerintah yang akan menggelar operasi pasar murah guna menekan harga dan menjaga pasokan bahan pokok.

Stabilitas harga pangan menjadi perhatian utama agar masyarakat bisa menjalankan ibadah puasa dengan tenang.

"Kami menyambut baik operasi pasar yang akan digelar serentak di seluruh Indonesia. Stabilitas harga pangan sangat penting saat Ramadan," ujar Cucun, Jumat (28/2/2025).

Baca Juga: DKI Jakarta Siapkan 5 Titik Pemantauan Hilal, Monas Jadi Lokasi Terbaru 

Pemerintah melalui Kementerian Pertanian telah menyiapkan ribuan titik operasi gerakan pangan murah bekerja sama dengan BUMN dan berbagai stakeholder.

Presiden Prabowo Subianto bahkan telah memerintahkan jajarannya untuk memastikan harga pangan tetap terkendali selama bulan suci ini.

Cucun menilai upaya ini bukan hanya menjaga daya beli masyarakat, tetapi juga membantu mengendalikan inflasi selama Ramadan hingga Lebaran nanti. "Umat Muslim bisa lebih fokus beribadah jika harga kebutuhan pokok stabil dan terjangkau," tambahnya.

 

Baca Juga: Presiden Prabowo Pantau dan Cegah Kenaikan Harga Pangan pada Ramadhan dan Hari Raya

Cucun menyoroti beberapa komoditas yang sudah mengalami kenaikan harga, seperti telur ayam, cabai rawit merah, dan daging sapi. Ia berharap Satgas Pangan turun tangan agar lonjakan harga tidak berlanjut.

Selain itu, ia juga menyinggung soal harga minyak goreng bersubsidi yang masih lebih tinggi dari Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 15.700 per liter.

"Minyak goreng adalah kebutuhan utama saat puasa. Kami harap ketidaksesuaian harga di pasaran segera diatasi," tegasnya. 

Cucun mengingatkan pemerintah dan Satgas Pangan untuk terus mengawasi pasokan pangan agar tidak terjadi penimbunan yang bisa memicu lonjakan harga.

"Jika pasokan berkurang, harga pasti melonjak. Ini harus dihindari agar tidak merugikan masyarakat," tuturnya. Ia juga meminta pemerintah bersikap tegas terhadap pihak-pihak yang memainkan harga bahan pokok, terutama di momentum Ramadan.

Baca Juga: Menag Usulkan Pembayaran Zakat Jadi Pengurang Pajak

Halaman:

Editor: Rahmah Zakiya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

HUT ke-74 Kopassus 2026: Garda Senyap untuk Negeri

Kamis, 16 April 2026 | 15:40 WIB
X