MEDIA24.ID, JAKARTA-Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyebut orang bergaji Rp15 juta per bulan lebih pintar dan sehat dibandingkan orang bergaji Rp5 juta per bulan.
Pernyataan itu dia sampaikan saat membahas visi Indonesia menjadi negara maju pada 2045. Meski demikian, Menkes tidak memgingkapkan solusi untuk peningkatan gaji yang menurutnya pintar dan sehat.
Budi menyampaikan kesehatan dan pendidikan yang baik akan mendukung visi Indonesia menjadi negara berpendapatan tinggi.
Baca Juga: Pria Ukuran Celana di Atas 33 Lebih Cepat Menghadap Allah, Menkes Ungkap Indikator Kesehatan
"Apa sih bedanya orang yang gajinya Rp15 juta sama Rp5 juta? Cuma dua. Satu, dari Rp15 juta pasti lebih sehat dan lebih pintar. Kalau dia enggak sehat dan enggak pintar, enggak mungkin gajinya Rp15 juta, pasti gajinya Rp5 juta," kata Budi pada diskusi di Menteng, Jakarta, Sabtu (17/5).
Dia menjelaskan, Indonesia harus memiliki pendapatan per kapita US$14 ribu atau sekitar Rp15 juta bila ingin menjadi negara berpendapatan tinggi. Saat ini, hal itu belum tercapai.
Budi menyebut pendapatan per kapita Indonesia baru di kisaran US$4 ribu. Butuh beragam upaya untuk menaikkan pendapatan itu 3,5 kali lipat dalam 20 tahun ke depan.
Baca Juga: Program PPDS Bakal di Tata Ulang, Menkes Wajibkan Tes Kejiwaan dan Cegah Beban Kerja Berlebihan
Untuk mencapai itu, Budi berpendapat pemerintah harus memastikan kesehatan dan pendidikan masyarakat terjaga dengan baik. Di sinilah Kementerian Kesehatan punya peran penting.
"Kalau dia pintar saja, tapi enggak sehat, sama juga. Kalau dia sehat, tapi enggak pintar, sama juga. Jadi harus sehat dan pintar," ujarnya.
Sebagai Menteri Kesehatan, Budi mengatakan, tugasnya adalah menjaga masyarakat agar tetap sehat.
"Bukan tugasnya hanya mengobati masyarakat yang sakit, bukan itu, itu tugas dokter untuk mengobati," ucapnya.
"Tugas Menteri Kesehatan adalah menjaga jangan sampai sakit, menjaga tetap sehat, itu sebabnya namanya Menteri Kesehatan, bukan Menteri Kesakitan," sambungnya.
Sebelumnya, Budi juga menyampaikan bahwa laki-laki bercelana ukuran 33-34 ke atas cepat menghadap Allah. Hal itu dia sampaikan saat membahas obesitas.
Artikel Terkait
Bulan Ramadhan, Menkes Pastikan Layanan Cek Kesehatan Gratis Tetap Berjalan