Kemenag Gelar Silatnas FKUB 2025, Ratusan Tokoh Agama Bahas Upaya Merawat Kerukunan Umat

Photo Author
Moh Purwadi, Media 24
- Minggu, 3 Agustus 2025 | 23:12 WIB
Sekjen Kemenag Kamaruddin Amin (Foto/Dok/Media24)
Sekjen Kemenag Kamaruddin Amin (Foto/Dok/Media24)

MEDIA24.ID, JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar Silaturahmi Nasional (Silatnas) Pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Lembaga Keagamaan, 5-7 Agustus 2025 di Serpong, Tangerang Selatan.

Silatnas akan mempertemukan lebih dari 350 peserta dari seluruh Indonesia, termasuk para tokoh agama, para Kepala Kanwil Kemenag dari 34 provinsi, serta ketua tim kerja KUB daerah.

Silatnas FKUB dan Lembaga Keagamaan mengusung tema “Merawat Kerukunan Umat Menuju Indonesia Emas 2045”. Tema ini mencerminkan semangat membangun sinergi lintas agama dalam menghadapi tantangan kebangsaan ke depan.

Baca Juga: Kejar Target Rp51 Triliun, Kemenag Kukuhkan 267 Amil Zakat Kompeten 2025

Menteri Agama Nasaruddin Umar dijadwalkan memberikan arahan pembuka yang menegaskan pentingnya kerukunan sebagai basis pembangunan spiritual menuju Indonesia Emas.

Sekjen Kemenag Kamaruddin Amin menegaskan bahwa pertemuan ini bukan sekadar seremonial, melainkan ruang konsolidasi nasional bagi para pelaku kerukunan untuk memperkuat arah kebijakan dan kerja lapangan.

“Silatnas ini menjadi panggung kolaborasi dan refleksi. Kita ingin para tokoh agama, pemerintah daerah, dan FKUB seluruh Indonesia bergerak bersama menjaga harmoni sosial. Sebab tanpa kerukunan, sulit membayangkan masa depan Indonesia yang maju dan damai,” ujar Sekjen Kamaruddin Amin di Jakarta, Minggu (3/8/2025).

Baca Juga: Menjemput Mimpi dari Ujung Negeri: Kisah Sandi Pamungkas, Mahasiswa Asal Natuna yang Tembus Ajang Nasional

Kamarudin Amin berharap helat ini tidak berhenti di tataran forum, tetapi menghasilkan rumusan-rumusan konkret yang bisa diterjemahkan hingga ke daerah.

“Indonesia Emas 2045 tidak bisa dibangun hanya dengan infrastruktur, tapi juga lewat peradaban yang rukun dan inklusif. FKUB harus jadi garda depan menjaga ruang-ruang damai, bukan sekadar merespons konflik, tapi mencegahnya sejak dini dengan dialog dan kepercayaan sosial,” imbuhnya.

Sebagai bentuk penguatan komitmen lintas sektor, kata Kamaruddin Amin, forum ini juga dirancang untuk memperkuat relasi antara tokoh agama, pemerintah pusat dan daerah, serta masyarakat sipil.

Dengan sinergi itu, Kementerian Agama optimistis agenda kerukunan akan terus menjadi fondasi utama dalam membangun bangsa yang berkeadaban dan berketuhanan.

Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Kemenag, Muhammad Adib Abdushomad, menambahkan, selama tiga hari pelaksanaan, forum ini akan menghadirkan serangkaian agenda strategis.

Salah satunya adalah sesi brainstorming bersama para pemimpin lembaga keagamaan nasional, seperti Ketua Umum MUI, PGI, KWI, PHDI, PERMABUDHI, dan MATAKIN, yang akan mengangkat tema “Agama, Kedamaian, dan Harmoni Indonesia”.

Halaman:

Editor: Moh Purwadi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

HUT ke-74 Kopassus 2026: Garda Senyap untuk Negeri

Kamis, 16 April 2026 | 15:40 WIB
X