MEDIA24.ID, NASIONAL - Sebuah video viral di platform TikTok menghebohkan publik setelah mengklaim bahwa Presiden ke-7 Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), telah terpilih sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk periode tahun 2026.
Klaim tersebut memicu berbagai reaksi warganet, terutama karena disebut-sebut sebagai “akhir dari kediktatoran negara Barat”.
Namun setelah dilakukan penelusuran, klaim tersebut terbukti tidak benar alias hoaks.
Klaim dalam Video
Dalam video yang beredar, narator menyampaikan pesan bombastis dengan tulisan:
“Kabar Gembira! Kediktatoran Negara Barat Akan Berakhir Tahun 2026...”
Video tersebut juga menampilkan cuplikan pidato Jokowi dan potongan wawancara internasional yang seolah-olah menunjukkan pengangkatan dirinya sebagai Sekjen PBB.
Fakta yang Sebenarnya
Berdasarkan informasi dari laman resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (un.org), jabatan Sekjen PBB saat ini masih dipegang oleh António Guterres dari Portugal.
Ia mulai menjabat sejak 1 Januari 2017** dan masa jabatannya belum berakhir. Tidak ada pengumuman resmi dari PBB mengenai penunjukan pengganti, termasuk nama Joko Widodo.
Selain itu, video viral tersebut diketahui **menggunakan potongan klip lama** dari dua sumber yang berbeda:
1. **Pidato Jokowi saat Indonesia resmi menjadi Ketua ASEAN 2023**, diambil dari tayangan MetroTV berjudul *“Indonesia Resmi Jadi Ketua ASEAN 2023”* pada 13 November 2022, ketika Jokowi menerima estafet kepemimpinan dari Perdana Menteri Kamboja, Hun Sen.
Artikel Terkait
Wakili Presiden, Menko PMK Buka Gelaran STQH Nasional XXVIII 2025 di Kendari Sultra
Menimbang Ulang Sistem Pemilu dan Ambang Batas Parlemen, Ini Pandangan Akademisi UIN Jakarta
Visa Atletnya Ditolak, Fahira Idris : Ini Harus Diberlakukan untuk Delegasi Israel Bidang Lainnya