Peserta virtual atau daring: tetap diimbau mengenakan pakaian yang rapi dan sopan sesuai konteks upacara, meskipun mengikuti dari rumah atau tempat kerja.
Pemilihan pakaian dalam upacara ini bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari ekspresi kebangsaan dan penghormatan terhadap nilai-nilai sejarah.
Hari Sumpah Pemuda 2025 sendiri merupakan peringatan atas ikrar monumental yang diucapkan para pemuda Nusantara pada Kongres Pemuda II tahun 1928, yang menegaskan tekad untuk bersatu dalam satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa: Indonesia.
Tema Hari Sumpah Pemuda 2025 adalah “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu”, yang mengandung pesan bahwa kejayaan Indonesia di masa depan harus diwujudkan melalui kolaborasi lintas elemen bangsa.
Jika mengenakan pakaian yang sesuai dan penuh makna, peserta upacara turut memperkuat pesan persatuan dan kebhinekaan yang menjadi inti dari semangat Sumpah Pemuda.
Kemenpora juga mendorong agar pelaksanaan upacara dilakukan secara inklusif, melibatkan berbagai elemen masyarakat, dan dikemas dengan semangat kolaboratif antar generasi.
Susunan Upacara Hari Sumpah Pemuda 2025
1. Pemimpin Upacara memasuki lapangan Upacara, pasukan diambil alih oleh Pemimpin Upacara;
2. Pembina Upacara tiba ditempat Upacara, barisan disiapkan;
3. Penghormatan umum kepada Pembina Upacara;
4. Laporan Pemimpin Upacara kepada Pembina Upacara bahwa Upacara siap dimulai;
5. Pengibaran Bendera merah putih diiringi lagu kebangsaan ”INDONESIA RAYA”;
6. Mengheningkan cipta dipimpin oleh Pembina Upacara;
7. Pembacaan teks Pancasila oleh Pembina Upacara, diikuti oleh seluruh peserta Upacara;
8. Pembacaan Teks Pembukaan UUD 1945;
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Subianto Pimpin Upacara HUT ke-80 TNI di Monas