Menanti Pidato Politik Megawati Soekarnoputri di Rakernas V PDIP, Kembali Sindir dan Kritik Penguasa?

Photo Author
G Febrianto, Media 24
- Jumat, 24 Mei 2024 | 14:12 WIB
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (PDIP)
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (PDIP)

MEDIA24.ID, JAKARTA - Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri akan memberikan pidato politik dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V di Ancol, Jakarta, Jumat (24/5/2024).

Akankah pidato Presiden ke-5 Republik Indonesia itu kembali berisi gugatan dan kritik tajam terhadap pemerintah?

Pada perayaan Hari Ulang Tahun ke-51 PDIP, Rabu (10/1/2024) lalu, Megawati tampil dengan pidato berapi-api selama satu jam. Dengan nada suara tinggi ia tampil mengkritik kekuasaan. 

Padahal seperti diketahui, puncak kekuasaan di negara ini dipegang oleh Joko Widodo, tokoh yang berulang kali disokong PDIP dalam berbagai kontes pemilihan umum.

Baca Juga: Megawati Pimpin Rakernas PDIP di Ancol, Presiden Jokowi Acara Internal di Istana Yogyakarta

Mulai dari pemilihan walikota Solo, Gubernur DKI Jakarta, hingga dua kali Pemilihan Presiden.

Dalam pidato di HUT PDIP ke-51 yang berlangsung sekitar satu bulan menjelang Pemilu 14 Februari 2024, Megawati mengingatkan tak ada kekuasaan yang abadi.

Presiden ke-5 RI itu pun menyebut pemilu bukan alat untuk melanggengkan kekuasaan. Dia pun mengaku sedih mencermati situasi menjelang pemilu. 

Menurut Megawati, ada pergeseran dalam pemilu karena laporan intimidasi yang dialami masyarakat.

Baca Juga: Presiden Tak Diundang Rakernas PDIP, Relawan Joman: Seharusnya PDI Perjuangan Menilai Jokowi dari Sisi 'Indonesia Soekarno'

"Kekuasaan itu tidak langgeng, loh. Yang langgeng di atas. Kekuasaan akan berhenti apapun jabatannya," ujarnya.

Dia menyambung, "Kan, sedih ya, nah pencermatan akhir-akhir ini seperti arah pemilu sudah bergeser. Ada kegelisahan rakyat akibat intimidasi. Namun saya bersyukur ada kekuatan nurani, yang bicara.” 

Putri Presiden RI Pertama Sukarno itu juga mengatakan PDIP bisa berada di posisi saat ini bukan karena peran orang tertentu, termasuk presiden. 

Menurut Megawati, PDIP besar karena selalu bersama rakyat. Karena itu, dia meminta agar kader tetap disiplin dan selalu terjun ke bawah bersama rakyat. 

Halaman:

Editor: G Febrianto

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

HUT ke-74 Kopassus 2026: Garda Senyap untuk Negeri

Kamis, 16 April 2026 | 15:40 WIB
X