Hal ini berdasarkan pengamatan astronomisnya yang menunjukkan saat Maghrib 6 Juni, posisi hilal di Mekkah sangat rendah.
Menurutnya hasil pengamatannya ketinggian hilal saat itu kurang dari 1 derajat, dan semestinya tidak mungkin terlihat, karena posisinya terlalu dekat Matahari dan cahaya syafak masih cukup kuat. Sementara, di Jakarta, saat maghrib 7 Juni posisi hilal cukup tinggi.
"Dari rukyat di Mekkah dan Jakarta, diprakirakan 1 Zulhijah 1445 jatuh pada 8 Juni, wukuf 16 Juni dan Idul Adha 17 Juni 2024," kata Thomas dalam penjelasannya.
Artikel Terkait
Hasil Perhitungan Imkanur Rukyat, Kemenag Prediksi Pelaksanaan Hari Raya Idul Adha Digelar Serentak