MEDIA24.ID - Mantan Gubernur Jakarta Anies Baswedan Menegaskan dirinya tidak terlibat dalam kontestan di Pilkada 2024.
Mantan orang nomor satu di Jakarta itu mengungkapkan, dirinya tidak terlibat pada Pilkada 2024 dan Anies siap membentuk ormas dan partai politik.
Dilansir dari akun Youtube pribadinya, Anies pada awalnya bercerita tentang dirinya tidak terlibat Pilkada termasuk menolak tawaran menjadi calon Gubernur di Jawa Barat.
Baca Juga: Pendaftaran CPNS 2024 Berakhir 6 September, Ini 10 Kementerian dan Pemda yang Sepi Peminat!
"Seperti yang sudah diketahui, semalam pendaftaran akhir Pilkada. Ada satu yang dicalonkan 15 partai, lalu ada satu yang dicalonkan satu partai dan ada lagi satu yang disebut independen. Saya tidak termasuk didalamnya, Jadi sudah final bahwa saya tidak ikut di dalam kontestasi Pilgub di Jakarta tahun 2024," ujar Anies dilansir dari akun Youtube @aniesbawedan, pada Minggu 1 September 2024.
Anies menjelaskan alasan dirinya menolak tawaran untuk maju menjadi calon Gubernur di Jawa Barat disebabkan karena berbagai pertimbangan.
"Kemarin kita menerima tawaran untuk ikut dalam kontestasi Pilgub Jawa Barat, kita apresiasi sekali ajakan ini, Tapi dengan mempertimbangkan berbagai faktor kami memutuskan tidak mengikuti kontestasi di Jawa Barat," kata Anies.
Baca Juga: Tak Memilih Hotel Mewah, Paus Fransiskus Lebih Pilih Menginap di Kedutaan Besar Vatikan
Mantan Menteri Pendidikan di Era Presiden Jokowi tersebut juga berkesempatan untuk memberikan poin-poin singkat atas situasi demokrasi yang terjadi pada akhir-akhir ini.
"Pertama saya berterima kasih kepada semuanya yang sudah hampir dua tahun ikut mendukung perjuangan yang luar biasa.Tidak bisa saya sebut-sebut satu tapi yang jelas semuanya adalah pejuang yang luar biasa," kata Anies.
Anies juga memuji kiprah anak muda dalam proses kampanye membuat dirinya semakin optimis, bahwa Indonesia tidak kekurangan stok pejuang yang membuat negara menjadi lebih baik.
Baca Juga: Ini 6 Pekerjaan Bakal Dibutuhkan di Masa Depan, Bagaimana Mempersiapkannya?
"Ketika kemarin melihat anak muda-muda yang terlibat rasanya semakin yakin bahwa, kita punya stok pejuang yang membuat Indonesia menjadi lebih baik dari sebelumnya," katanya.
Anies juga berkomentar tentang aksi demo putusan MK pada minggu lalu. Ia sangat menyayangkan perjuang anak muda dihadapi dengan cara represif dan berlebihan.
"Anak-anak muda cedara dan luka di saat mereka datang untuk ikut mengirimkan pesan kami ingin mengawal konstitusi. Ini sangat disesali dan tidak boleh terulang lagi," ujar Anies.
Artikel Terkait
Bisakah Anies Baswedan Bikin PDI Perjuangan Menang di Jakarta?
Anies Berpeluang Gabung di PDI Perjuangan, Megawati: Harus Tunduk dan Patuh dengan Aturan Partai
PDIP Usung Pramono Anung-Rano Karno di Pilkada DKI Jakarta 2024, Anies Baswedan Tereliminasi?
Gagal Maju Pilkada 2024, Hasto: Rakyat Tau Ada Pihak Menghalangi Anies untuk Maju
Menepis Tuding Menjegal Anies di Pilkada 2024, Jokowi: Apa Urusannya, Saya Bukan Ketua dan Pemilik Partai