Kemensos Klarifikasi Kisruh Donasi Agus Salim, Gus Ipul: Mari Saling Tabayyun

Photo Author
Rahmah Zakiya, Media 24
- Minggu, 1 Desember 2024 | 17:15 WIB
Agus Salim dan Novi (Foto: capture youtube)
Agus Salim dan Novi (Foto: capture youtube)

MEDIA24.ID - Kementerian Sosial (Kemensos) akhirnya buka suara terkait kisruh pengumpulan donasi untuk Agus Salim, korban penyiraman air keras.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, langsung turun tangan untuk mencari solusi atas permasalahan ini.

Dalam pertemuan di Kemensos, Gus Ipul mengapresiasi kehadiran Denny Sumargo dan Pratiwi Noviyanthi (Novi), sosok yang berperan penting dalam penggalangan donasi.

Baca Juga: Nikmati Promo Diskon Sampai 30 Persen di AlloFresh, Produk Baby dan Kids Fair

Menurutnya, persoalan ini berawal dari niat baik untuk membantu, namun berujung pada kesalahpahaman.

“Mempelajari apa yang terjadi beberapa hari terakhir, ini semua berawal dari niat baik untuk membantu saudara yang membutuhkan. Tapi, dalam prosesnya, ada hal-hal yang perlu diklarifikasi,” ujar Gus Ipul, Jumat (29/11/2024), seperti dikutip dari kanal YouTube Intens Investigasi.

Gus Ipul mengusulkan agar Agus Salim dan donatur utama, Pratiwi Noviyanthi, melakukan tabayyun atau saling mendengar dan memahami masalah secara langsung.

Baca Juga: Kabar Gembira! Gaji Guru di Indonesia Naik pada 2025, Tunjangan Non-ASN Naik Fantastis

“Saya menyambut baik upaya-upaya tabayyun, saling mendengar, dan saling mengklarifikasi. Ini penting agar masalah bisa diselesaikan dengan kepala dingin,” tegasnya.

Selain itu, Gus Ipul menyoroti kurangnya sosialisasi terkait aturan pengumpulan donasi sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku.

“Banyak lembaga mengumpulkan uang dan barang tanpa mengikuti prosedur yang semestinya. Kami di pemerintah menyadari bahwa sosialisasi aturan ini masih kurang,” ujarnya.

Baca Juga: Reuni Akbar PA 212, Presiden Prabowo Diundang dan Ribuan Aparat Siap Amankan Monas

Gus Ipul menekankan pentingnya memahami dan mematuhi regulasi dalam pengumpulan donasi untuk menghindari potensi kesalahpahaman di masyarakat.

Melalui pernyataan ini, Kemensos berharap semua pihak dapat kembali pada tujuan awal, yaitu membantu mereka yang membutuhkan, serta menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam pengumpulan donasi.

Halaman:

Editor: Rahmah Zakiya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

HUT ke-74 Kopassus 2026: Garda Senyap untuk Negeri

Kamis, 16 April 2026 | 15:40 WIB
X