Gunung Semeru Erupsi 9 Kali dalam Semalam, Kolom Abu Capai 900 Meter

Photo Author
Rahmah Zakiya, Media 24
- Selasa, 3 Desember 2024 | 12:29 WIB
Gunung Semeru  (Foto: dok)
Gunung Semeru (Foto: dok)

MEDIA24.IDGunung Semeru di Jawa Timur kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya dengan sembilan kali erupsi berturut-turut sejak Selasa (3/12) dini hari hingga pagi.

Kolom abu teramati mencapai tinggi hingga 900 meter di atas puncak, menandai kondisi gunung tertinggi di Pulau Jawa ini tetap berada dalam status Waspada.

Erupsi pertama tercatat pada pukul 02.30 WIB, dengan kolom letusan setinggi 500 meter di atas puncak. Aktivitas ini berlanjut pada pukul 04.27 WIB dengan ketinggian letusan meningkat hingga 700 meter.

Baca Juga: Kasus Anak Bunuh Ayah, Menteri PPPA Ajak Orang Tua Perbaiki Pola Asuh Anak

Kemudian, Gunung Semeru erupsi besar terjadi pada pukul 06.12 WIB, menghasilkan kolom abu setinggi 900 meter di atas puncak atau 4.576 meter di atas permukaan laut (mdpl).

“Kolom abu terlihat berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang, mengarah ke selatan,” ujar Liswanto, Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru.  

Tidak berhenti di situ, Gunung Semeru terus menunjukkan aktivitas vulkaniknya hingga pukul 08.48 WIB, dengan tinggi letusan berkisar antara 300 hingga 600 meter di atas puncak.

Kolom abu juga mengarah ke timur laut, memperluas area yang terdampak oleh abu vulkanik.

Baca Juga: Luncurkan Program Savings Weeks, UOB Indonesia Bantu Nasabah Menabung dengan Memiliki Masa Depan Finansial Aman

Liswanto menjelaskan bahwa Gunung Semeru tetap berstatus Waspada. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan sejumlah rekomendasi kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. 

PVMBG melarang aktivitas dalam radius delapan kilometer di sepanjang Besuk Kobokan, sektor tenggara dari puncak Gunung Semeru.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tidak beraktivitas di radius 500 meter dari tepi sungai, karena berpotensi terkena aliran awan panas dan lahar hingga 13 kilometer dari puncak.

“Radius tiga kilometer dari kawah juga harus dihindari karena rawan lontaran batu pijar,” tambahnya.

Baca Juga: BMKG Prediksi Sebagian Wilayah Indonesia Diguyur Hujan Selasa 3 Desember 2024

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi awan panas, guguran lava, dan lahar hujan, terutama di aliran sungai yang berhulu di puncak, seperti Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat. 

Halaman:

Editor: Rahmah Zakiya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

HUT ke-74 Kopassus 2026: Garda Senyap untuk Negeri

Kamis, 16 April 2026 | 15:40 WIB
X