Sekretaris Bappebti, Olvy Andrianita, mengatakan bahwa selama Januari-November 2024, nilai transaksi perdagangan emas fisik secara digital telah mencapai Rp 53,3 triliun, meningkat tajam 556 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yaitu sebesar Rp 8,1 triliun.
Sementara itu, secara volume transaksi, perdagangan emas fisik secara digital pada periode ini mencapai 43,9 ton, melesat 430,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Baca Juga: Jonatan Christie Siap Main Capek Hadapi Anders Antonsen di Semifinal BWF World Tour Finals 2024
"Perdagangan emas fisik secara digital di Indonesia beberapa waktu terakhir ini cenderung meningkat. Peningkatan nilai transaksi perdagangan emas ini memberikan kontribusi yang cukup signifikan. Memang ini masih di bawah kripto, tapi kami sangat mengapresiasi," ujarnya.
Bappebti optimis tren perdagangan emas digital akan terus meningkat pada tahun 2025.***
Artikel Terkait
Rocky Gerung Ucapkan Terimakasih pada Jokowi Usai Veddriq Leonardo Raih Medali Emas
Putri Irfan Hakim, Aisha, Raih Medali Emas di PON 2024 Aceh-Sumut
BRI UMKM EXPO(RT) 2025: Peluang Emas UMKM Indonesia untuk Tembus Pasar Global
Transaksi Emas Digital Mencapai Rp41,3 Triliun, Masyarakat Indonesia Punya Cara Baru Investasi
KPR BRI Property Expo 2024: Kesempatan Emas Raih Rumah Impian dengan Keuntungan Maksimal