Mengenang 20 Tahun Tsunami Aceh, Kisah Martunis: Anak yang Bertahan Hidup di Laut

Photo Author
Gunawan Daulay, Media 24
- Kamis, 26 Desember 2024 | 16:36 WIB
Mengenang 20 tahun Tsunami di Aceh, pada 26 Desember 2004, gempa berkekuatan 9,3 skala richter
Mengenang 20 tahun Tsunami di Aceh, pada 26 Desember 2004, gempa berkekuatan 9,3 skala richter

MEDIA24.ID - Mengenang 20 tahun Tsunami di Aceh, pada 26 Desember 2004, gempa berkekuatan 9,3 skala richter.

Tsunami mengguncang Aceh dengan dahsyat yang merenggut sekitar 170.000 nyawa, termasuk kehidupan Martunis yang saat itu baru berusia tujuh tahun.

Martunis, 27 Tahun mengenang kembali peristiwa tersebut dengan jelas, “Saya sedang bermain sepak bola dengan teman-teman ketika tiba-tiba gempa terjadi.

Baca Juga: Ingat! Rutin Konsumsi Makanan Mengandung Kolagen untuk Awet Muda, Berikut Ini Daftarnya

Martunis langsung berlari pulang dan berkumpul dengan ibu, kakak perempuan, dan adik perempuan saya. Kami saling berpelukan.

Martunis kini usia 27 Tahun yang menjadi korban kedahsyatan Tsunami Aceh di tahun 2004 lalu

Ketika lemari pakaian kami jatuh akibat gempa, ibu meminta Martunis untuk memanggil ayah yang saat itu sedang bekerja di tambak ikan, agar segera pulang.

Tak lama setelah itu, seseorang berteriak bahwa air sedang naik, dan kami segera berusaha masuk ke dalam mobil pick-up.

Namun, air semakin dekat dan akhirnya keluarga Martunis serta saya tersapu oleh Tsunami. Saya mencoba mengangkat adik saya yang tenggelam, tetapi kami terpisah.

Baca Juga: Mengabaikan Dampak Kenaikan PPN, GAIKINDO: Kebijakan Insentif Fiskal Bagi Industri Kendaraan Bermotor dari Pemerintah

Saya pingsan beberapa kali, dan ketika sadar, saya sudah berada di atas kasur. Kasur itu mulai tenggelam, dan saya mencoba meraih benda lain untuk tetap terapung, seperti bangku sekolah, tetapi bangku itu juga tenggelam.

Lalu, saya melihat sebuah kelapa dan memeluknya hingga akhirnya saya berhasil naik ke kasur lain. Tiba-tiba, saya terjebak di pohon.”

Tiga minggu setelah bencana, Martunis ditemukan di rawa dekat pantai oleh kru televisi Inggris yang sedang syuting dengan nelayan lokal.

Baca Juga: Inilah Deretan Artis Kesayangan Netizen Indonesia, OTW Menikah Usai Tukar Cincin Tunangan di Tahun 2024

Martunis bertahan hidup dengan meminum genangan air, mie instan, dan apapun yang ditemukannya. Dalam keadaan dehidrasi, kelaparan, dan digigit nyamuk.

Halaman:

Editor: Gunawan Daulay

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

HUT ke-74 Kopassus 2026: Garda Senyap untuk Negeri

Kamis, 16 April 2026 | 15:40 WIB
X