MEDIA24.ID – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) resmi diluncurkan di 26 provinsi, termasuk DKI Jakarta, oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada Senin (6/1).
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menegaskan bahwa program ini sepenuhnya difokuskan untuk siswa sekolah, bukan guru atau warga sekitar.
“Sasaran penerima MBG adalah siswa yang ada di sekolah,” ujar Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta, Sarjoko, Selasa (7/1).
Baca Juga: Patrick Kluivert Disebut Jadi Pelatih Baru Timnas Indonesia, Ini Alasan Erick Thohir
Fokus Program di DKI Jakarta
Di Jakarta, program MBG menjangkau 12.054 siswa penerima manfaat, dengan suplai makanan disiapkan oleh empat dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG):
SPPG Halim: Melayani 8 sekolah dengan total 2.953 siswa.
SPPG Ciracas: Melayani 9 sekolah dengan 3.055 siswa.
SPPG Palmerah: Melayani 11 sekolah dengan 2.987 siswa.
SPPG Pulogebang: Melayani 13 sekolah dengan 3.059 siswa.
Baca Juga: Louis van Gaal dan Patrick Kluivert Siap Pimpin Revolusi Timnas Indonesia ?
Selain itu, Pemprov DKI berencana mengoperasikan tambahan 13 dapur MBG di berbagai wilayah pada Januari 2025, termasuk di Tebet, Kelapa Gading, dan Kepulauan Seribu.
Tujuan Utama Program MBG
Program MBG bertujuan untuk:
- Mendukung tumbuh kembang optimal siswa.
- Meningkatkan konsentrasi belajar.
- Menjaga kesehatan anak-anak di berbagai jenjang pendidikan.
Selain memberikan makanan bergizi, program ini juga mengutamakan kualitas dan keberagaman menu serta edukasi melalui budaya “Habiskan Porsi Makanmu.”
Artikel Terkait
Shin Tae Yong Resmi Berpisah, Rizky Ridho Kenang Sosoknya Sebagai Mentor dan Panutan
Louis van Gaal dan Patrick Kluivert Siap Pimpin Revolusi Timnas Indonesia ?
Patrick Kluivert Disebut Jadi Pelatih Baru Timnas Indonesia, Ini Alasan Erick Thohir