Palestina Festival 2025, Adara Suguhkan Harmonisasi Seni dan Kemanusiaan untuk Palestina

Photo Author
Gunawan Daulay, Media 24
- Minggu, 12 Januari 2025 | 14:07 WIB
Acara Palestina Festival 2025 (PALFES) yang diselenggarakan oleh Adara Relief International pada Minggu 12 Januari 2025 di Convention Hall SMESCO Indonesia, Jakarta (Gunawan Daulay)
Acara Palestina Festival 2025 (PALFES) yang diselenggarakan oleh Adara Relief International pada Minggu 12 Januari 2025 di Convention Hall SMESCO Indonesia, Jakarta (Gunawan Daulay)

MEDIA24.ID - Acara Palestina Festival 2025 (PALFES) yang diselenggarakan oleh lembaga kemanusian, Adara Relief International pada Minggu 12 Januari 2025 di Convention Hall SMESCO Indonesia, Jakarta.

Dalam acara Palestina Festival 2025 menyaksikan pameran seni, pertunjukan musik, dan teater, yang mengusung tajuk "All Eyes on Palestine".

Selain itu, ada juga lelang amal yang turut meriahkan dalam acara Palestina Festival 2025, sebagai bentuk dukungan kemanusiaan untuk Palestina.

Baca Juga: Rugikan Negara Hingga Rp280 Miliar, KPK Tahan 2 Tersangka Dugaan Korupsi Anak Perusahaan PT Telkom

Pada acara Palestina Festival 2025 dihadiri Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Fadli Zon, anggota DPR Hidayat Nur Wahid, Direktur Utama Adara Relief International, Maryam Rahmayani dan ratusan pengunjung.

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Fadli Zon mengatakan berbagai pertunjukan seni mewarnai puncak acara Palestina Festival 2025.

"Pertunjukan yang menceritakan transformasi kondisi Palestina sebelum dan setelah hadirnya penjajahan", katanya.

Baca Juga: Patrick Kluivert Tiba di Indonesia Malam Ini, Besok Resmi Diperkenalkan

Selain itu, ada pembacaan puisi karya penyair legendaris Palestina, Mahmoud Darwish, oleh Bella Fauzi, yang membawa pesan betapa indahnya Palestina, kata Fadli Zon.

"Kolaborasi pertunjukan teater dan berbagai tayangan video semakin menghidupkan suasana, serta memberikan kesan mendalam kepada para penonton", ungkapnya.

Direktur Utama Adara Relief International, Maryam Rahmayani mengatakan bahwa Palestine Festival diselenggarakan sebagai wujud kepedulian bangsa Indonesia terhadap perjuangan hak asasi manusia masyarakat Palestina dalam menghadapi genosida yang terjadi saat ini. 

Baca Juga: Polda Metro Jaya Bongkar Situs Pesta Seks dan Tukar Pasangan: Pasutri Jadi Tersangka

“Acara ini digagas untuk memastikan kepada rakyat Gaza, Palestina, dan dunia bahwa mata kita semua, bangsa Indonesia masih tertuju kepada Palestina, All Eyes on Palestine," katanya.

Daya tarik utama Palfest adalah memadukan tema kemanusiaan dengan unsur seni dan budaya, serta mengemas pertunjukan dalam konsep yang lebih modern untuk mengedukasi masyarakat mengenai sejarah penjajahan Palestina.

Pertunjukan ini menyajikan berbagai pertunjukan seni mewarnai puncak acara yang menceritakan transformasi kondisi Palestina sebelum dan setelah hadirnya penjajahan.

Halaman:

Editor: Gunawan Daulay

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

HUT ke-74 Kopassus 2026: Garda Senyap untuk Negeri

Kamis, 16 April 2026 | 15:40 WIB
X