MEDIA24.ID - Khusus Presiden RI periode 2019-2024, Angkie Yudistia, kembali menerima penghargaan bergengsi dalam kategori “Inclusive Women Leaders With Disabilities” dari Elshinta Award.
Penghargaan Inclusive Women Leaders With Disabilities, menjadi pencapaian ke-23 dalam kariernya sebagai pejuang inklusivitas di Indonesia.
Bersamaan dengan penghargaan Inclusive Women Leaders With Disabilities, Angkie juga hadir sebagai narasumber dalam Sarasehan Menuju Indonesia Emas 2045, yang digelar di Antara Heritage Center, Jakarta.
Baca Juga: Resmi Dibuka, Munas-Konbes NU 2025 Momentum Gaspol NU untuk Gapai Kemaslahatan Indonesia
Berbagi wawasan tentang peran ekonomi inklusif dalam mewujudkan kesejahteraan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat.
Dalam talkshow tersebut, Angkie menegaskan bahwa ekonomi inklusif bukan sekadar kebijakan sosial, tetapi strategi utama pembangunan nasional.
"Ketika semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang, maka kesejahteraan bukan hanya menjadi mimpi, tetapi kenyataan," ujar Angkie.
Menurutnya, ekonomi inklusif harus memastikan bahwa kelompok rentan—termasuk penyandang disabilitas, perempuan kepala keluarga, dan pekerja informal—memiliki akses setara terhadap peluang ekonomi.
Baca Juga: Kompetisi Global Youth Action Fund 2025 Buka Pendaftaran, Semua Siswa di Indonesia Bisa Ikut
"Kelompok rentan bukan sekadar penerima manfaat, tetapi juga pelaku pembangunan. Kita harus menciptakan ekosistem yang memungkinkan mereka berdaya dan mandiri secara ekonomi," tambahnya.
Angkie juga menyoroti pentingnya peran generasi muda dalam mengakselerasi ekonomi inklusif, terutama melalui inovasi dan teknologi.
"Generasi muda memiliki akses luas ke teknologi dan informasi yang dapat digunakan untuk menciptakan solusi inklusif. Kesadaran sosial yang tinggi di kalangan mereka membuka peluang untuk membangun ekonomi yang lebih berkeadilan," jelasnya.
Menurut Angkie, untuk menjadikan Indonesia Emas 2045 sebagai kenyataan, ekonomi inklusif harus menjadi prioritas nasional.
Baca Juga: Heboh Gaji ke-13 dan ke-14 PNS Bakal Dihapuskan, Begini Penjelasan Pejabat Kemenkeu
"Saat kelompok rentan memiliki akses terhadap peluang ekonomi yang setara, mereka tidak hanya bertahan, tetapi juga tumbuh dan memberikan dampak positif bagi masyarakat," lanjutnya.
Artikel Terkait
Bantu Penyandang Disabilitas, BRI Peduli Salurkan Beasiswa dan Sarana Prasarana kepada YPAC Jakarta
Viral! Momen Karyawan Bank BRI Berinteraksi dengan Nasabah Penyandang Disabilitas, Bikin Netizen Terharu
Hari Disabilitas Internasional 2024, Angkie Yudistia Dukung Asta Cita Pemerintahan Prabowo Demi Wujudkan Inklusivitas
Pramono Anung Janji Bangun Sekolah Khusus Disabilitas di Tiap Kota Kabupaten Jakarta