MEDIA24.ID, JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming mendampingi Presiden Prabowo Subianto untuk menghadiri Puncak Hari Lahir (Harlah) ke-102 Nahdlatul Ulama (NU) yang diselenggarakan di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (5/2/2025).
Pada puncak peringatan salah satu organisasi masyarakat terbesar di Indonesia ini, Wapres tiba dengan mengenakan kemeja putih polos.
Presiden Prabowo dalam Berbagainya mengapresiasi peran besar NU dalam membantu pemerintah Indonesia selama ini, termasuk dalam membantu Indonesia mempertahankan kemerdekaan pada pertempuran di Surabaya, pada 10 November 1945 silam.
Baca Juga: Peringati Harlah Ke-102 NU, PBNU Siap Dukung Penuh Program Pemerintah di Bawah Kepemimpinan Prabowo
“NU punya jasa besar terhadap lahirnya bangsa Indonesia. Di saat-saat krisis, NU selalu tampil dan mengambil sikap untuk menyelamatkan bangsa Indonesia,” ucap Kepala Negara.
“Pahlawan nasional kita 13 orang dari NU, insyaAllah akan nambah terus,” imbuhnya disambut riuh tepuk tangan seluruh peserta acara.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga mengapresiasi para pemimpin NU dari masa ke masa yang terus konsisten dalam menjaga NU sebagai wadah para ulama, para pemuka agama Islam yang memperjuangkan Islam yang damai, sejuk, Islam yang rahmatan lil alamin.
Baca Juga: Resmi Dibuka, Munas-Konbes NU 2025 Momentum Gaspol NU untuk Gapai Kemaslahatan Indonesia
Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf menegaskan bahwa organisasi keagamaan terbesar di Indonesia itu siap mendukung dan berkontribusi penuh terhadap program-program pemerintah.
“Kami berani mengatakan bahwa kami siap berkontribusi mendukung penuh agenda-agenda dan program-program pemerintah,” ujar Gus Yahya saat membuka peringatan Harlah ke-102 NU di Istora Senayan, Jakarta, Rabu.
Gus Yahya menegaskan, NU mempunyai tanggung jawab untuk berkontribusi pada kemaslahatan rakyat.
Ia menjelaskan bahwa siapapun yang menghadirkan maslahat bagi masyarakat, terutama pemerintah, harus mendapatkan dukungan penuh dari NU.
Menurut dia, PBNU telah menjalin kerja sama dengan sejumlah menteri di Kabinet Merah Putih di antaranya Menko PMK, BKKBN, Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Kemen PPPA, hingga Bulog.
Semua kerja sama ini untuk memastikan PBNU yang memiliki dasar hingga ke tingkat akar rumput, membersamai pemerintah untuk menghantarkan program-program prioritas dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat.
“Semua itu demi ikut membantu agar manfaat dan maslahat dari agenda-agenda ini sungguh sampai dan dirasakan oleh rakyat, Insya Allah. Kami akan terus bekerja bersama umat untuk maslahat Indonesia,” katanya.
Sebagai informasi, turut hadir dalam acara ini, Wakil Presiden ke-13 Republik Indonesia KH Ma'ruf Amin, sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, Ketua MPR Ahmad Muzani, Kepala Kepolisian Republik Indonesia Listyo Sigit Prabowo, dan Panglima TNI Agus Subiyanto.