MEDIA24.ID, JAKARTA - Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf menegaskan bahwa Nahdlatul Ulama siap berkontribusi penuh dalam mendukung program-program pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Pernyataan ini disampaikan Gus Yahya saat membuka peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-102 NU di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (5/2/2025).
"Kami berani mengatakan bahwa kami siap berkontribusi mendukung penuh agenda-agenda dan program-program pemerintah," ujar Gus Yahya saat memberikan sambutan di hadapan Presiden Prabowo Subianto.
Pernyataan ini menegaskan posisi NU sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun kesejahteraan masyarakat, khususnya di bidang keagamaan, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan.
Gus Yahya menegaskan bahwa NU memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi pada kemaslahatan rakyat. Siapapun yang menghadirkan maslahat bagi masyarakat, terutama pemerintah, harus mendapatkan dukungan penuh dari NU.
Menurut dia, PBNU telah menjalin kerja sama dengan sejumlah kementerian di Kabinet Merah Putih di antaranya Menko PMK, BKKBN, Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Kemen PPPA, hingga Bulog.
Baca Juga: Sarasehan Ulama, Ketum PBNU: NU Tidak Boleh Melibatkan Diri dalam Kompetisi Perebutan Kekuasaan
Semua kerja sama ini untuk memastikan PBNU yang memiliki basis hingga ke tingkat akar rumput, membersamai pemerintah untuk menghantarkan program-program prioritas dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat.
"Semua itu demi ikut membantu agar manfaat dan maslahat dari agenda-agenda ini sungguh sampai dan dirasakan oleh rakyat, Insya Allah. Kami akan terus bekerja bersama umat untuk Indonesia maslahat," kata dia.
Kerja sama ini, kata dia, ada yang telah berlangsung sejak tiga tahun lalu dan akan terus berlanjut di masa yang akan datang. Utamanya, menghadirkan kemaslahatan bagi rakyat.
Baca Juga: Sarasehan Ulama NU, Menag Sebut Kurikulum Cinta Cegah Anak Benci Perbedaan
"Ada banyak kerja sama yang telah dimulai beberapa tahun sebelum ini yang terus kami lanjutkan. Dan di samping itu kami juga menggalang kerja sama-kerja sama baru," kata Gus Yahya.
Sebelumnya dalam Sarasehan Ulama, Gus Yahya menekankan bahwa kesejahteraan umum, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi adalah tanggung jawab pemerintah, namun NU ingin ikut berperan serta dalam mewujudkannya.