MEDIA24.ID - Isu perombakan Kabinet Merah Putih semakin menguat, seiring dengan sinyal dari Presiden RI Prabowo Subianto.
Salah satu nama yang santer dikabarkan bakal terkena reshuffle adalah Menteri Pendidikan Tinggi dan Sains Teknologi (Mendikti Saintek), Soemantri Brodjonegoro.
Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, enggan mengonfirmasi apakah Soemantri masuk dalam daftar evaluasi.
Namun, ia menegaskan bahwa semua menteri dan wakil menteri telah menandatangani pakta integritas sebelum menjabat.
Baca Juga: Cuaca Ekstrem Melanda Berbagai Wilayah di Indonesia: Banjir dan Angin Kencang Sebabkan Kerusakan
Menurut Dasco, pakta integritas tersebut akan menjadi tolok ukur dalam mengevaluasi kinerja para menteri. Presiden Prabowo disebut akan mempertimbangkan apakah para pembantunya mampu menjalankan janji kampanye yang telah disampaikan saat Pilpres 2024.
"Presiden tentunya paling mengerti siapa yang bisa mengimbangi kerja dan menjalankan program sesuai dengan visi-misinya," ujar Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (6/2/2025).
Ia juga menambahkan bahwa Prabowo akan melakukan evaluasi terhadap kabinetnya setelah 100 hari kerja. Jika ditemukan kinerja yang kurang maksimal, bukan tidak mungkin akan ada langkah perombakan dalam waktu dekat.
Baca Juga: Gaji ke-13 dan THR ASN Bakal Dihapus? Airlangga Hartarto Buka Suara
Nama Soemantri Brodjonegoro semakin kencang dikaitkan dengan reshuffle setelah ia kerap mendapat sorotan publik. Salah satu pemicunya adalah aksi unjuk rasa ratusan dosen pada Senin (3/2/2025) di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat.
Artikel Terkait
Banjir Bandang Terjang Situbondo dan Bondowoso: Ribuan Rumah Terdampak, Warga Mulai Bersihkan Lingkungan
Cuaca Ekstrem Melanda Berbagai Wilayah di Indonesia: Banjir dan Angin Kencang Sebabkan Kerusakan
Gaji ke-13 dan THR ASN Bakal Dihapus? Airlangga Hartarto Buka Suara