Cek Kesehatan Gratis, Menkes : Sudah 17 Ribu Warga yang Diperiksa

Photo Author
Nofellisa Aropah, Media 24
- Senin, 10 Februari 2025 | 15:22 WIB
Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis Dimulai Februari 2025  (Dok. UGM )
Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis Dimulai Februari 2025 (Dok. UGM )

MEDIA24.ID, SURABAYA-Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin meninjau langsung pelaksanaan cek kesehatan gratis di Puskesmas Manukan Kulon, Surabaya, Jawa Timur, Senin (10/2/2025).

Budi mengatakan, sudah ada 17 ribu warga yang diperiksa di seluruh Indonesia. Ia menyebut pemerintah ingin masyarakat bisa lebih sehat dengan pemeriksaan awal ini.

"Sudah ada 17 ribu itu yang diperiksa di seluruh Indonesia," kata Budi.

"Semua macam penyakit, kanker, stroke, jantung, ginjal, itu sebenarnya penyakit kronis yang butuh waktu lima tahun sampai bener-bener bisa parah. Kalau ketahuannya sejak dini, itu bisa ditangani dengan baik jauh lebih murah juga," ucapnya.

Baca Juga: Pemeriksaan Kesehatan Gratis Bisa Daftar lewat Aplikasi SatuSehat dan WA, Begini Caranya!

Budi menjelaskan, inti dari program ini ialah bukan untuk mengobati yang sakit, tapi menjaga warga tetap sehat dengan deteksi dini.

Dalam cek kesehatan ini, warga akan menjalani minimal pemeriksaan tekanan darah, gula darah, lemak darah dan kolesterol.

"Nah untuk jaga tetep sehat itu kita harus rajin cek kesehatan, ketahuan tuh (sakitnya). Tiga aja deh, tekanan darah, gula darah, lemak darah dan kolesterol itu di jaga," ucapnya.

Baca Juga: Cek Pemeriksaan Kesehatan Gratis Bisa Daftar Offline, Begini Caranya!

Menurut Budi, jika hasil pemeriksaan kesehatan warga ada yang melebihi batas wajar, maka puskesmas menyediakan obatnya.

"Kalau itu lebih ada obatnya di puskesmas gratis, minum aja tiap hari. Berkontrol Insyaallah umurnya di atas 70. Tapi kalau itu didiemin temen-temen acuh ngerasa ndak papa, bisa kena stroke, ginjal, mata segala macam, meninggalnya cepat," ujarnya.

Program cek kesehatan gratis (CKG) yang diselenggarakan oleh pemerintah melalui Puskesmas di seluruh Indonesia resmi dimulai hari ini, Senin (10/2).

Salah satu warga, Dwi Ratna mengaku terbantu dengan adanya program ini. Pendaftaran layanannya juga disebutnya mudah.

"Proses pendaftarannya sangat mudah, bisa dilakukan secara online. Setelah itu, kita langsung mendapat nomor antrian dan bisa langsung datang ke Puskesmas," kata Dwi.

Halaman:

Editor: Nofellisa Aropah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

HUT ke-74 Kopassus 2026: Garda Senyap untuk Negeri

Kamis, 16 April 2026 | 15:40 WIB
X