nasional

Shalat Idul Fitri 1446 Hijriah Batal Diadakan di Masjid IKN, Progres Pembangunan Baru 54 Persen

Kamis, 27 Maret 2025 | 13:50 WIB
Masjid Negara Ibu Kota Nusantara (IKN) (Dok. Hutama Karya )

MEDIA24.ID, JAKARTA-Rencana pelaksanaan shalat Idul Fitri pada 1 Syawal 1446 Hijriah/tahun 2025 di Masjid Negara Ibu Kota Nusantara (IKN) batal diselenggarakan.

Plt Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Otorita IKN Danis Hidayat Sumadilaga mengungkapkan, hal itu karena Masjid IKN belum sepenuhnya bisa digunakan dan masih pada tahap pembangunan.

"Masih berisiko tinggi, terutama pada pekerjaan struktur atap dan menara (minaret). Progres pembangunan masjid secara keseluruhan baru mencapai 54,3 persen," ujar Danis, Rabu (26/3/2025).

Baca Juga: Anggaran Kementerian Dipangkas, Basuki: Tetapi untuk IKN akan Ditambah dengan Alasan Ini

Selain itu, akses menuju lokasi masjid juga masih perlu disempurnakan untuk mengakomodasi kendaraan pengunjung dan jamaah. 

Melansir Indonesia.go.id, masjid tersebut dirancang dengan daya tampung sekitar 60.000 jamaah dan untuk tahap awal diharapkan bisa dipakai salat bagi 29.000 jamaah.

Masjid Negara IKN ini awalnya ditargetkan bisa dioperasikan untuk shalat Id pada Lebaran 2025 dan akan dipimpin oleh seorang imam besar.

Masjid Negara IKN diresmikan pembangunannya oleh Presiden Ketujuh RI Joko Widodo pada 18 Januari 2024.

Baca Juga: Pemerintah Resmi Tunda Pemindahan ASN ke IKN, Ini Alasannya

Pembangunan Masjid Negara di bawah tanggung jawab Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Kalimantan Timur dengan kontraktor pelaksana yaitu kerja sama operasi (KSO) PT Adhi Karya dan PT Hutama Karya KSO dengan anggaran dari APBN sebesar Rp940 miliar.

Masjid ini berdiri di atas lahan seluas 32.125 meter persegi (m2) dengan total luas bangunan, termasuk plaza mencapai 60.173 m2.

Tags

Terkini

HUT ke-74 Kopassus 2026: Garda Senyap untuk Negeri

Kamis, 16 April 2026 | 15:40 WIB