MEDIA24.ID, BOGOR-Tahun ajaran baru dimulai Senin 14 Juli 2025 program Sekolah Rakyat di Sentra Terpadu Intan Suweno, Kabupaten Bogor pun resmi dimulai.
Untuk mengoptimalkan kegiatan pembelajaran, para siswa Sekolah Rakyat pun langsung mengikuti pengecekan kesehatan.
Kegiatan tersebut dipantau langsung Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia.
Dari hasil pemeriksaan menunjukan terdapat sejumlah masalah kesehatan yang dialami para siswa Sekolah Rakyat.
Baca Juga: Presiden Prabowo Gelar Ratas Bahasa Cuaca Ekstrem hingga Sekolah Rakyat
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan, ada 18 masalah kesehatan yang dialami para siswa Sekolah Rakyat.
Mayoritas didominasi siswa yang mengalami gangguan pada penglihatan.
“Masalah paling banyak adalah pada gigi siswa kemudian mata jadi mesti dikasih kacamata,” jelas Budi Gunadi.
Menkes memberikan garansi, para siswa yang mengalami gangguan pada penglihatan akan langsung diberikan kacamata.
Baca Juga: Kemensos Buka 1.554 Lowongan Kerja untuk PPPK Guru Sekolah Rakyat, Ini Persyaratannya!
Langkah harus segera dilakukan agar tidak mengganggu Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).
“Tadi tuh tadi ada 5 orang diperiksa 3 orang bacanya susah,” jelaa Budi usai meninjau langsung hasil pemeriksaan kesehatan siswa Sekolah Rakyat.
Bukan cuma itu, Budi juga menemukan tidak sedikit siswa Sekolah Rakyat yang mengidap penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi. Hasil ini diakui Budi cukup membuatnya terkejut.