nasional

KN SAR Ganesha Angkut Personel dan Logistik ke Daerah Terdampak Banjir dan Longsor Sumatera

Selasa, 2 Desember 2025 | 13:41 WIB
Personel Basarnas yang akan diberangkatkan menuju daerah bencana Sumatera (Dok. Basarnas)

MEDIA24.ID, JAKARTA-Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mengerahkan Kapal Negara (KN) SAR Ganesha untuk mengangkut personel SAR dan bantuan logistik ke daerah terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Pulau Sumatera.

Direktur Operasi Basarnas Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo menyampaikan bahwa KN SAR Ganesha akan diberangkatkan ke Sumatera dari Pelabuhan Tanjung Priok pada Selasa (2/12) pagi.

"Kami men-deploy personel dan membawa logistik titipan untuk saudara-saudara kita di sana," katanya di Dermaga Inggom, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (1/12) malam, merujuk pada korban bencana alam di wilayah Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Baca Juga: 1.009 Sekolah Terdampak Banjir Aceh–Sumatera, Komisi X DPR RI Minta Kondisi Guru dan Siswa Harus Jadi Prioritas

KN SAR Ganesha dijadwalkan berlayar dari Pelabuhan Tanjung Priok menuju ke Padang, Sumatera Barat, selama sekitar 33 jam dan kemudian melanjutkan pelayaran menuju ke Sibolga, Sumatera Utara.

Kapal tersebut akan difungsikan sebagai sarana transportasi petugas dan pengiriman bantuan ke daerah-daerah terdampak bencana yang masih susah dijangkau melalui jalur darat.

Selain mengerahkan kapal, Bramantyo mengatakan, Basarnas mengoperasikan helikopter untuk mendukung upaya penanganan dampak bencana alam di Pulau Sumatera.

Baca Juga: Akses Darat Terputus, Ruslan Daud Sarankan Gubernur Optimalkan Kapal Aceh Hebat

Satu helikopter akan diterbangkan dari Lampung menuju ke Sibolga dan helikopter yang lain akan diberangkatkan dari Lanud Atang Sandjaya di Jawa Barat menuju ke Medan.

"Selama kita masih mampu, kita akan maksimalkan. Kebutuhannya di sana besar dan kita akan terus memperkuat operasi," kata Bramantyo, yang didampingi oleh Kepala Kantor SAR Jakarta Desiana Kartika.

"Kita tahu kondisinya di lapangan masih berat. Karena itu, seluruh perkuatan kita kirim agar operasi berjalan optimal," katanya.

Basarnas memberangkatkan personel tambahan yang meliputi 43 potensi SAR dan 21 petugas penyelamat dari Kantor SAR Jakarta, Bandung, dan Banten untuk mendukung upaya penanganan dampak bencana di Pulau Sumatera.

Kepala Basarnas Mohammad Syafii sebelumnya menyatakan bahwa lebih dari 6.000 personel SAR telah dikerahkan untuk mendukung operasi tanggap darurat bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, yang menghadapi bencana alam sejak 25 November 2025.

Dia memerinci, sebanyak 389 orang yang terdiri atas 165 personel Basarnas dan 224 potensi SAR ditugaskan untuk membantu penanganan dampak banjir dan tanah longsor di wilayah Provinsi Aceh, termasuk Aceh Utara, Bireuen, dan Pidie.

Halaman:

Tags

Terkini

HUT ke-74 Kopassus 2026: Garda Senyap untuk Negeri

Kamis, 16 April 2026 | 15:40 WIB