nasional

Bertemu Paus Fransiskus di Vatikan, Megawati Soekarnoputri Beri Lukisan Bunda Maria Berkebaya

Senin, 10 Februari 2025 | 07:55 WIB
Megawati Soekarnoputri berikan lukisan Bunda Maria Berkebaya kepada Paus Fransiskus (Instagram.com/pdiperjuangan)

MEDIA24.ID - Presiden Kelima Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri, memberikan sebuah lukisan Bunda Maria kepada Pemimpin Umat Katolik Dunia, Paus Fransiskus.

Lukisan Bunda Maria yang diberikan Megawati kepada Paus Fransiskus tersebut memiliki ukuran tinggi 176 cm dan lebar 120 cm, serta telah dipigura dengan indah.

Pertemuan bersejarah Megawati yang memberikan Paus Fransiskus lukisan Bunda Maria berlangsung di Istana Apostolik, Vatikan, pada Jumat 7 Februari 2025 sore waktu setempat.

Baca Juga: Demi Kelancaran Arus Mudik, Pemerintah Bebaskan Tarif Jalan Tol Selama Lebaran 2025

Dalam lukisan tersebut, Bunda Maria digambarkan mengenakan kerudung mantilla berwarna putih serta berkebaya merah, sebuah simbol budaya khas Indonesia.

Megawati hadir dalam kesempatan tersebut bersama Ketua DPR RI Puan Maharani, yang juga putrinya, serta putranya Mohamad Rizki Pratama.

Turut serta dalam rombongan, Ketua DPP PDIP Bidang Luar Negeri Ahmad Basarah dan Bendahara Umum PDIP Olly Dondokambey. Sebagai bentuk penghormatan, pertemuan diakhiri dengan pemberian cendera mata.

Megawati menyerahkan lukisan Bunda Maria berkebaya yang dibawa khusus dari Jakarta, sementara Puan Maharani memberikan baju wayang yang terbuat dari batik tradisional Indonesia.

Baca Juga: TikTok Kini Bisa Diunduh Langsung dari Situs Resmi, Tanpa Google Play Store!

"Paus terlihat sangat senang mendapatkan cendera mata tersebut dan mengucapkan terima kasih kepada Ibu Megawati dan Mbak Puan Maharani," ungkap Ahmad Basarah.

Lukisan Bunda Maria dengan kebaya merah, kerudung putih, dan kain batik tentu memiliki makna mendalam.

Kebaya sendiri merupakan salah satu warisan budaya Indonesia yang telah ada sejak abad ke-15 atau ke-16.

Istilah "kebaya" diyakini berasal dari kata abaya dalam bahasa Arab, yang berarti pakaian.

Baca Juga: Dinyinyiri Gegara Konten Moana, Ria Ricis Beri Jawaban Menohok: Saya Selalu Bangga

Saat diadopsi ke dalam bahasa Melayu, kebaya merujuk pada blus perempuan yang dibuat dari kain lembut dan tipis dengan sulaman bermotif daun atau bunga.

Halaman:

Tags

Terkini

HUT ke-74 Kopassus 2026: Garda Senyap untuk Negeri

Kamis, 16 April 2026 | 15:40 WIB