MEDIA24.ID - Ketua Bidang Pembinaan Prestasi Pelatnas PBSI, Eng Hian, memanfaatkan gelaran turnamen internasional tahun ini sebagai momentum penting untuk regenerasi pemain.
Dengan strategi bongkar pasang pasangan ganda, PBSI memberikan kesempatan kepada pemain muda untuk menunjukkan potensi mereka di panggung dunia.
"Kami tetap memiliki target prestasi, tetapi regenerasi adalah fokus utama kami. Ini sesuai dengan roadmap PBSI," ujar Eng Hian, peraih medali perunggu ganda putra Olimpiade Athena 2004.
Baca Juga: 4 Bintang Rilis Tetap Bersamaku, Nuansa Slow Rock Romantis
Dalam proses regenerasi ini, PBSI memberikan kebebasan kepada pelatih untuk bereksperimen dengan pasangan pemain.
Namun, pada tahun 2026, pasangan-pasangan tersebut harus permanen untuk mengejar poin kualifikasi Olimpiade Los Angeles 2028.
"Kami ingin memastikan pasangan terbaik sudah terbentuk pada 2026, sehingga mereka bisa fokus mengejar poin Olimpiade," tambahnya.
Baca Juga: Fakta di Balik Keracunan 40 Siswa di Sukoharjo yang Mendapatkan Makan Bergizi Gratis
PBSI telah menurunkan sejumlah pasangan baru di berbagai sektor:
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin
Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri
Siti Fadia Silva Ramadhanti/Lanny Tria Mayasari di ganda putri
Pasangan ganda campuran seperti Verrel Yustin Mulia/Pitha Haningtyas Mentari, Rinov Rivaldy/Lisa Ayu Kusumawati, dan Dejan Ferdiansyah/Fadia (kualifikasi).
Menurut Eng Hian, strategi ini bertujuan untuk menemukan racikan pasangan yang ideal.
Artikel Terkait
Mau Dapat Program 3 Juta Rumah Gratis dari Pemerintah? Ketahui Syarat dan Kriterianya
Fakta di Balik Keracunan 40 Siswa di Sukoharjo yang Mendapatkan Makan Bergizi Gratis
4 Bintang Rilis Tetap Bersamaku, Nuansa Slow Rock Romantis