MEDIA24.ID, PENDIDIKAN - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi mengalokasikan anggaran sebesar Rp90 miliar dari APBD untuk mendanai program sekolah swasta gratis bagi warga ibu kota.
Program ini ditujukan untuk memperluas akses pendidikan, terutama di wilayah yang belum memiliki sekolah negeri dan untuk memastikan setiap anak Jakarta mendapatkan hak pendidikan yang setara.
Sebanyak 40 sekolah swasta telah ditunjuk sebagai pelaksana program ini. Mereka akan menerima dana operasional dari Pemprov agar siswa dapat bersekolah secara gratis.
Dana tahap awal sudah dialokasikan melalui APBD murni, sementara sisanya akan dicairkan setelah APBD Perubahan 2025 disahkan oleh DPRD DKI Jakarta.
Baca Juga: NISN Tetap Berlaku Setelah Lulus, Begini Cara Cek NISN Secara Online
“Sisanya menunggu APBD Perubahan yang akan diketok di DPRD akhir bulan ini,” ujar Chico Hakim, Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Publik, saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (17/7/2025), mengutip Antara.
Meskipun Peraturan Gubernur (Pergub) yang menjadi payung hukum program ini belum resmi disahkan, Pemprov DKI memastikan regulasinya tengah difinalisasi oleh dinas terkait bersama Biro Hukum.
Menurut Chico, Pergub tersebut ditargetkan rampung dalam waktu maksimal dua bulan.
“Paling lama kurang lebih 2 bulan. Proses penyusunan produk hukumnya masih terus berjalan,” jelasnya.
Baca Juga: Persaingan Ketat! 1.560 Santri se-Indonesia Perebutkan Beasiswa Indonesia Bangkit 2025
Dalam Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta, Wakil Gubernur Rano Karno juga menyampaikan bahwa total Rancangan Perubahan APBD 2025 meningkat menjadi Rp91,86 triliun, naik 0,57 persen dari sebelumnya yang sebesar Rp91,34 triliun.
Salah satu fokus utama perubahan ini adalah peningkatan anggaran untuk pendidikan, termasuk mendukung program sekolah swasta gratis.
Sekretaris Dinas Pendidikan DKI, Taga Radja Gah, menegaskan bahwa meskipun Pergub belum terbit, program sudah berjalan sejak awal tahun ajaran baru 2025.