Kunjungi SMAN 66 Jakarta, Wapres Tekankan Pentingnya Siswa Beradaptasi dengan AI

Photo Author
Moh Purwadi, Media 24
- Jumat, 14 Maret 2025 | 23:12 WIB
Wapres Gibran Rakabuming meninjau kegiatan Pandai (Program Nasional Digital AI) di SMA Negeri 66, Pondok Labu, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (12/3/2025).   (Foto/Dok/BPMI Setwapres)
Wapres Gibran Rakabuming meninjau kegiatan Pandai (Program Nasional Digital AI) di SMA Negeri 66, Pondok Labu, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (12/3/2025). (Foto/Dok/BPMI Setwapres)

MEDIA24.ID, JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau kegiatan Pandai (Program Nasional Digital AI) di SMA Negeri 66 Jakarta, Jl. Bango III No. 71, Pondok Labu, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (12/3/2025).

Kegiatan ini diselenggarakan oleh AICO, komunitas Artificial Intelligent (AI) terbesar di Indonesia.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam mempercepat transformasi digital di sektor pendidikan melalui pemanfaatan kecerdasan buatan.

Baca Juga: Tinjau Pembangunan Universitas Syekh Nawawi Banten, Wapres Pastikan Peningkatan Akses Pendidikan bagi Masyarakat

Sebagai salah satu sekolah yang telah menyediakan fasilitas berbasis AI, Wapres mengingatkan para siswa SMAN 66 Jakarta untuk memanfaatkan teknologi ini secara bijak.

Menurutnya, AI dapat membantu meningkatkan produktivitas dan kreativitas, sekaligus mengasah kemampuan para siswa dalam memecahkan masalah dalam pelajaran.

Namun demikian, ia meminta para siswa tidak bergantung sepenuhnya pada AI, dengan tetap mempelajari rumus-rumus yang diajarkan para guru agar dapat memahami konsep masalahnya secara menyeluruh.

Baca Juga: Tanggap Darurat Banjir, Wapres Gibran Tinjau Logistik dan Lokasi Penampungan di Bekasi

“Jadi ini bukan langsung nyari jawabannya, tapi dicarikan formula-formula yang tepat. Nanti kalian cari jawabannya sendiri,” tegasnya.

Lebih lanjut, Wapres menyampaikan bahwa berbagai negara di dunia telah membekali generasi mudanya dengan keterampilan AI. Sehingga, ia berharap Indonesia juga mampu beradaptasi dan tidak tertinggal dalam hal perkembangan teknologi.

“Jadi Indonesia itu jangan sampai kalah, kita harus beradaptasi,” ujarnya.

Lebih jauh, Wapres mengingatkan bahwa meskipun AI memiliki kecerdasan yang luar biasa, teknologi ini tidak akan bisa menggantikan peran manusia. Namun, mereka yang enggan belajar dan beradaptasi dengan AI akan tertinggal oleh mereka yang mampu memanfaatkannya.

“Jadi apa, yang namanya AI itu nggak akan menggantikan manusia,” tutur Wapres.

“Tapi manusia yang enggak mau pake AI, yang enggak mau beradaptasi, yang enggak mau berkembang, itu nanti akan dikalahkan oleh manusia yang memanfaatkan AI,” imbuhnya menegaskan.

Halaman:

Editor: Moh Purwadi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X