MEDIA24.ID, SUMATRA UTARA – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) berkomitmen untuk terus meningkatkan kompetensi guru.
Hal ini disampaikan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Rizal Ul Haq, saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Tapanuli Utara dan Kabupaten Toba, Sumatra Utara.
Menurut Wamendikdasmen Fajar, kebijakan-kebijakan Kemendikdasmen baik yang telah dilaksanakan maupun yang masih dalam perencanaan sangat erat kaitannya dengan peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru.
Baca Juga: Mendikdasmen Ikuti Senam Anak Indonesia Hebat Bersama 7.000 Guru dan Murid di Lampung
Sejak awal kepemimpinannya, Presiden Prabowo Subianto, telah menaikkan tunjangan profesi guru non Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sudah tersertifikasi pada bulan November 2024. Selain itu, telah dilakukan penyaluran tunjangan langsung bagi guru ASN.
"Karena kita ingin peningkatan kesejahteraan guru itu betul-betul berkorelasi dengan peningkatan kompetensi guru, kita ingin kesejahteraan guru bisa meningkat kalau berbasis kompetensi," jelas Wamen Fajar.
Secara garis besar katanya, peningkatan kesejahteraan guru menjadi salah satu kebijakan Kemendikdasmen dalam mengurangi disparitas mutu pendidikan yang ada di Indonesia.
"Kita ingin ke depan tidak terlalu jauh kualitas pendidikan yang ada di Tarutung, di Tapanuli Utara dengan yang ada di Bandung bahkan mungkin dengan di Jakarta, mungkin ada perbedaan sedikit tapi tidak terlalu jauh," tuturnya.
Kemendikdasmen ingin mengurangi dan mengikis ketimpangan mutu pendidikan antar wilayah, antar daerah, dan antar provinsi, dengan cara meningkatkan mutu pendidikan yang harus didorong bersama-sama.
Praktik Baik di Tapanuli Utara: Taput Berhitung Membaca Bercerita dan Menjaga Kebersihan Lingkungan
Kunjungan Wamendikdasmen Fajar ke Kabupaten Tapanuli Utara disambut baik Wakil Bupati Tapanuli Utara, Deni Lumbantoruan. Dalam kesempatan ini, Deni Lumbantoruan, mengungkapkan bahwa pendidikan adalah salah satu program prioritas di daerah tersebut.
"Di sini kita mempunyai dua program, yang sangat kita perhatikan sekarang di awal Pemerintahan Kabupaten Tapanuli Utara, yang pertama adalah Taput Berhitung Membaca Bercerita, program ini menyesuaikan dengan kelompok umurnya, ini sudah kita arahkan agar para siswa mampu berhitung sesuai umurnya rajin membaca dan mampu bercerita akan apa yang dia pikirkan,” papar Deni.
Dilanjutkan Deni, melalui Dinas Pendidikan mereka mengarahkan para murid di Tapanuli Utara untuk menjaga kebersihan lingkungan. “Karena kebanyakan sampah yang banyak berserakan di jalanan salah satunya berasal dari jajanan anak-anak,” ungkap Deni.