Hardiknas, Mendikdasmen Dampingi Presiden Resmikan Program Hasil Terbaik Cepat di SDN 5 Cimahpar

Photo Author
Moh Purwadi, Media 24
- Sabtu, 3 Mei 2025 | 10:55 WIB
Presiden Prabowo Subianto didampingi Mendikdasmen, Abdul Mu’ti meresmikan empat program strategis yang merupakan sebagai PHTC Presiden di SD Negeri Cimahpar 5, Bogor, Jumat (2/5/2025).  (Foto/Dok/Humas Kemendikdasmen)
Presiden Prabowo Subianto didampingi Mendikdasmen, Abdul Mu’ti meresmikan empat program strategis yang merupakan sebagai PHTC Presiden di SD Negeri Cimahpar 5, Bogor, Jumat (2/5/2025). (Foto/Dok/Humas Kemendikdasmen)

MEDIA24.ID, BOGOR - Pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2025, Presiden Prabowo Subianto didampingi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti meresmikan empat program strategis yang merupakan sebagai Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden.

Keempat program tersebut adalah Perbaikan Sarana dan Prasarana Pendidikan, Digitalisasi Pembelajaran, Pemberian Insentif bagi Guru Non Aparatur Sipil Negara (ASN), serta Pemberian Bantuan Biaya bagi Guru untuk Mengikuti Pendidikan D4/S1.

Perhatian Presiden Prabowo Subianto yang besar terhadap pembangunan dunia pendidikan di Indonesia ditegaskannya ketika mengatakan bahwa pendidikan adalah kunci utama dalam menentukan masa depan bangsa.

Baca Juga: Jelang Pendaftaran UM- PTKIN 2025, Kemenag Ajak Calon Mahasiswa Segera Daftar PTKIN

Dalam sambutannya pada Peringatan Hardiknas Tahun 2025 dan Peluncuran PHTC Presiden, Presiden menyampaikan pentingnya menjadikan pendidikan sebagai prioritas mutlak dalam pembangunan nasional.

Selain itu, Presiden mengungkapkan bahwa tidak ada negara yang bisa mencapai kesejahteraan dan kemajuan tanpa pendidikan yang bermutu.

"Tidak mungkin kita menjadi negara sejahtera, tidak mungkin kita menjadi negara maju, kalau pendidikan kita tidak baik, pendidikan kita tidak berhasil," ucap Presiden dalam sambutannya di SD Negeri Cimahpar 5, Bogor, Jawa Barat, Jumat (2/5/2025).

Baca Juga: Prabowo Hadiri Peringatan Hardiknas 2025 di Bogor, Luncurkan Empat Program Pendidikan

Presiden juga menyebutkan bahwa Indonesia telah menempatkan pendidikan sebagai prioritas utama. Namun demikian, Presiden mengingatkan bahwa penggunaan anggaran pendidikan harus tepat sasaran.

Di samping itu, Presiden juga menekankan pentingnya mempercepat perbaikan infrastruktur pendidikan. Kepala Negara menyadari tantangan besar dalam memperbaiki seluruh fasilitas dalam waktu singkat dengan jumlah sekolah yang mencapai ratusan ribu.

“Kalau kita perbaiki 11 ribu mungkin perlu 30 tahun sampai sekolah ini semua bisa diperbaiki dan kita tidak boleh menyerah, tidak boleh kita 30 tahun memperbaiki sekolah-sekolah itu," katanya.

“Kita harus memperbaiki sebanyak-banyak sekolah seluruh Indonesia dalam waktu secepat-cepatnya,” tambahnya.

Untuk itu, Presiden mengajak seluruh pihak untuk menggunakan masa ini sebagai momentum emas membangun negeri melalui pendidikan. Presiden meyakini dengan pengelolaan manajemen yang baik seluruh kepentingan rakyat dapat terpenuhi.

“Setiap dana akan dikelola dan digunakan sungguh-sungguh untuk kepentingan rakyat. Saya berpikir kita bisa mempercepat perbaikan sendi-sendi kehidupan bangsa, antara lain memperbaiki semua sekolah-sekolah di seluruh Indonesia. Ini sasaran kita," ujar Presiden.

Halaman:

Editor: Moh Purwadi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X