Perkuat Toleransi dan Kerukunan, Kemenag Tetapkan 40 Siswa Madrasah Jadi Duta Moderasi Beragama 2024

Photo Author
Moh Purwadi, Media 24
- Rabu, 13 November 2024 | 08:00 WIB
Kemenag menggelar Apresiasi Inisiator Muda Moderasi Beragama (IMMB) 2024, yang melibatkan siswa-siswi Madrasah Aliyah (MA) dari berbagai provinsi di Indonesia.  (Foto/Dok/Humas Kemenag)
Kemenag menggelar Apresiasi Inisiator Muda Moderasi Beragama (IMMB) 2024, yang melibatkan siswa-siswi Madrasah Aliyah (MA) dari berbagai provinsi di Indonesia. (Foto/Dok/Humas Kemenag)

MEDIA24.ID, BEKASI - Kementerian Agama (Kemenag) menggelar Apresiasi Inisiator Muda Moderasi Beragama (IMMB) 2024, yang melibatkan siswa-siswi Madrasah Aliyah (MA) dari berbagai provinsi di Indonesia.

Program ini bertujuan untuk menumbuhkan peran pemuda sebagai penggerak moderasi beragama di lingkungan mereka.

Setelah melewati tahap seleksi ketat yang mencakup penilaian dan presentasi, sebanyak 40 siswa madrasah berhasil terpilih dan diberikan gelar Inisiator Muda Moderasi Beragama, atau yang biasa disebut sebagai Duta Moderasi Beragama.

Baca Juga: Tiga Hari Lagi! Pendaftaran Petugas Haji 2025 Tingkat Daerah Akan Ditutup, Simak Syarat dan Tahapannya

Para duta ini nantinya akan mengemban misi penting, yaitu menyebarkan nilai-nilai moderasi beragama di kalangan teman sebaya dan masyarakat luas, khususnya melalui media sosial.

Inisiatif ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman akan toleransi, kerukunan, dan kebersamaan di kalangan generasi muda sebagai bagian dari upaya menjaga keutuhan dan kerukunan bangsa.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Abu Rochmad menyampaikan, saat ini Indonesia memiliki tantangan besar untuk dapat menstimulasi cara pandang, sikap dan perilaku generasi muda dalam beragama di tengah keberagaman, termasuk siswa madrasah.

Baca Juga: Terbaik, Kemenag Raih Penghargaan Bhumandala Nawasena 2024 dari Badan Informasi Geospasial

Selain itu, generasi muda juga memiliki tantangan menghadapi kelompok yang memiliki cara pandang intoleran.

“Dua hal ini dapat berpengaruh pada siswa di Madrasah. Untuk mengantisipasi hal demikian maka di sinilah peran Duta Moderasi diperlukan,” kata Dirjen Pendis Abu Rochmad saat membersamai kegiatan apresiasi di Bekasi, Senin (11/11/2024).

Menurutnya, pengukuhan siswa madrasah sebagai inisiator muda moderasi beragama ini diharapkan menjadi langkah yang tepat dalam memperkuat peran siswa madrasah menyebarkan nilai-nilai moderasi beragama di lingkungan madrasah dan masyarakat umum.

Abu Rochmad menambahkan program ini menjadi salah satu upaya menguatkan pemahaman dan praktik beragama agar sesuai dengan esensinya. Ada pun esensi beragama yang harus dihayati yaitu menjaga harkat, martabat, dan peradaban manusia, bersikap ‘di tengah’ dan tidak berlebihan sehingga mampu menciptakan lingkungan yang harmonis di antara sivitas akademika, menghargai perbedaan, menciptakan persatuan, dan menolak ekstrimisme.

Lebih lanjut, Dirjen berharap melalui kegiatan ini para peserta dapat mengarusutamakan isu moderasi beragama kepada generasi muda di Madrasah masing-masing maupun kampanye berbasis digital di media sosial.

Direktur KSKK (Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan) Madrasah Sidik Sisdiyanto dalam laporannya menyampaikan Kegiatan ini merupakan upaya Kementerian Agama mencegah intoleransi dan ekstremisme serta dalam rangka merawat Kebhinekaan Indonesia, terutama di Lingkungan Madrasah.

Halaman:

Editor: Moh Purwadi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X