MEDIA24.ID, Bandung- Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggandeng tentara untuk menangani kenakalan anak-anak remaja. Program ini akan dimulai awal Mei 2025 mendatang.
Hal ini diungkapkan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi dalam pertemuan dengan Kepala Dinas Pendidikan dan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten/Kota se-Jabar di Bandung yang diunggah lewat akun Youtube Lembur Pakuan, Kamis (24/5/2025).
Menurut pria yang akrab disapa dengan sebutan Kang Dedi Mulyadi (KDM) itu, pihaknya akan menyiapkan mes di kompleks militer. Remaja yang dikategorikan nakal bakal dapat pendidikan kedisiplinan ala militer 6 bulan sampai 1 tahun.
Kebijakan tersebut akan diuji coba pada daerah yang telah siap menjalankan.
Baca Juga: Dedi Mulyadi Pertanyakan Manfaat Manasik Haji bagi Anak TK, Ini Cerita Pengalamannya
“Penanganan anak nakal saya akan kerja sama dengan tentara. Jadi nanti Pemprov (Jabar) itu akan nyiapin mes-nya di komplek tentara. Di tentara kan ada barak tuh nanti ada kita bangunin misalnya 30 mes atau 40 mes,” ujar KDM.
Ia melanjutkan, “Anaknya teu asup-asup sekolah panggil orang tuanya, nanti panggil tentara jemput ke rumahnya. Nanti selama 6 bulan dididik di situ, 6 bulan didik disiplin dan dibentuk.”
Dalam media sosialnya, Dedi menambahkan, program tersebut untuk anak-anak yang orang tuanya tidak sanggup mendidik.
"Yaitu, anak-anak yang saya ingin mohon maaf, yang orang tuanya tidak sanggup mendidik," ujarnya.
Baca Juga: Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Larang Siswa SD Main Hp, Begini Penjelasannya
Anak-anak yang akan menjalani pendidikan di kompleks tentara itu di antaranya malas sekolah atau suka berkelahi.
"Atau setiap hari mabuk-mabukan, atau setiap hari bikin kegaduhan di lingkungan rumahnya," lanjutnya.
Dedi memaparkan, mulai awal bulan Mei 2025, orang tua atau warga Jabar bisa menghubungi Koordinator Penanganan Kenakalan Remaja.