Zina yang Paling Besar Adalah Zina dengan Istri Tetangga

Photo Author
Intan Giri, Media 24
- Senin, 27 Mei 2024 | 12:12 WIB
Zina yang Paling Besar Adalah Zina dengan Istri Tetangga (Intan Giri)
Zina yang Paling Besar Adalah Zina dengan Istri Tetangga (Intan Giri)

Kemudian, Ibnu Qayyim juga menyebutkan apabila suami dari si perempuan tersebut ternyata tetangganya, maka semakin besar dosa yang dilakukan orang tersebut. 

Ini karena ia tidak hanya mengkhianati orang tetapi juga telah melanggar hak bertetangga. Oleh sebab alasan inilah, perbuatan ini menjadi kejahatan yang paling besar. 

Rasulullah pernah menyebutkan perihal menyakiti tetangga dalam sebuah hadist yang artinya. 

"Tidak akan masuk surga bagi orang yang tetangganya tidak aman karena kejahatannya (keburukan perilakunya)." (HR Bukhari).

3. Berzina dengan tetangga yang masih ada hubungan keluarga

Apabila ada kasus, misalnya ternyata tetangga tersebut memiliki hubungan satu keluarga, maka dosanya semakin bertambah. 

Dosa tersebut bertambah karena telah berkhianat pada saudara sendiri, juga karena telah memutus ikatan persaudaraan tersebut. 

Dosa semakin bertambah jika perbuatan tersebut terjadi ketika pasangan atau suaminya sedang pergi kerja, menuntut ilmu, atau beribadah atas nama Allah Swt.

Nanti apabila datang hari kiamat, orang yang berbuat dosa tersebut bersama istri orang yang pergi berperang karena Allah, maka ia akan diadili untuk suami yang telah dikhianati tersebut. 

Maka, suami tersebut diperintahkan untuk mengambil kebaikan yang pernah dilakukan oleh pelaku yang berzina dengan istrinya sesuai kehendaknya. 

Hal tersebut berdasarkan sabda dari Rasulullah Saw, "Apa kamu mengira ia tidak mengambil semua kebaikan-kebaikanmu? Ia diberi kekuasaan bebas oleh Allah untuk mengambil sesukanya di saat ia sangat membutuhkan walaupun satu kebaikan. Di saat seorang bapak tidak akan meninggalkan satu hak pun untuk anak atau temannya.

4. Berzina dengan Mahramnya

Ibnu Qayyim dalam kitab yang sama telah menjelaskan jika kebetulan perempuan tersebut merupakan mahramnya, maka dosanya bertambah pula karena telah memutus silaturahmi. 

Lalu, jika pelaku laki-laki yang berbuat zina telah beristri atau pernah beristri, dosanya juga lebih besar. 

Kemudian, apabila laki-laki yang berzina merupakan orang yang sudah tua, dosa yang juga lebih besar karena orang tersebut termasuk salah satu dari tiga macam orang yang tidak akan diajak berbicara oleh Allah. 

Halaman:

Editor: Intan Giri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Niat Puasa Syawal 6 Hari, Simak Apa Keutamaannya

Minggu, 22 Maret 2026 | 06:15 WIB
X