Tulus Meninggalkan yang Haram? Ini Janji Allah untuk Penggantinya

Photo Author
Rahmah Zakiya, Media 24
- Senin, 2 Desember 2024 | 09:09 WIB
Tema Khutbah Jumat kali ini mengangkat keutamaan Dzulqa'dah sebagai salah satu bulan haram yang dimuliakan Allah. Foto/ist
Tema Khutbah Jumat kali ini mengangkat keutamaan Dzulqa'dah sebagai salah satu bulan haram yang dimuliakan Allah. Foto/ist

MEDIA24.ID - Dalam hidup, kita sering dihadapkan pada pilihan sulit, termasuk meninggalkan hal-hal haram yang mungkin terasa menggiurkan.

Namun, bagi yang tulus meninggalkannya demi Allah ﷻ, ada janji besar yang telah disampaikan oleh para ulama dan tercermin dalam ajaran Islam.

Al-Imam Ibnu Qayyim al-Jauziyyah rahimahullah memberikan sebuah nasehat penting tentang keyakinan kepada Allah ﷻ: 

Baca Juga: Cegah Kerusakan! Begini Cara Mencuci Motor Setelah Terkena Hujan

“Barangsiapa yang berprasangka kepada Allah ﷻ bahwa jika ia meninggalkan sesuatu karena-Nya, Allah ﷻ tidak akan menggantinya dengan sesuatu yang lebih baik, atau beranggapan jika ia melakukan sesuatu karena-Nya, Allah ﷻ tidak akan memberinya ganti yang lebih baik, maka sungguh ia telah berprasangka buruk kepada Allah ﷻ.”

Ayat-ayat Al-Qur'an dan hadits Nabi ﷺ berkali-kali menegaskan bahwa Allah ﷻ tidak akan pernah mengecewakan hamba-Nya yang tulus.

Bahkan, meninggalkan sesuatu yang haram bukanlah kehilangan, melainkan langkah menuju sesuatu yang lebih baik.

Baca Juga: Festival Jazz Internasional di Tepi Sungai Musi: Palembang Torehkan Sejarah Baru

Firman Allah dalam Surah At-Talaq (65:2-3): 

"Barangsiapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan menjadikan jalan keluar baginya, dan memberi rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka."

Keyakinan ini adalah fondasi penting bagi seorang Muslim dalam menjalani kehidupan yang penuh tantangan.

Apa Pengganti dari Allah?

Allah ﷻ Maha Mengetahui kebutuhan hamba-Nya. Ketika kita ikhlas meninggalkan yang haram, pengganti yang diberikan-Nya bisa berupa:

Baca Juga: BRI Luncurkan BRImo di Timor Leste, Perluas Inklusi Keuangan di Asia Tenggara

  1. Ketenangan hati
    Meninggalkan dosa memberikan ketenangan batin yang tak ternilai.
  2. Keberkahan rezeki
    Allah ﷻ memberikan jalan rezeki yang halal dan berlimpah.
  3. Kemudahan dalam hidup
    Banyak masalah menjadi lebih ringan karena keberkahan dari ketaatan.
  4. Pahala besar di akhirat
    Setiap pengorbanan untuk Allah ﷻ dicatat sebagai amal yang bernilai tinggi.

Pesan untuk yang Ragu

Jika masih ada keraguan untuk meninggalkan sesuatu yang haram, ingatlah bahwa itu adalah bentuk prasangka buruk kepada Allah ﷻ.

Baca Juga: Jalan ke Surga: Renungan tentang Cahaya Iman dan Ujian Hidup

Halaman:

Editor: Rahmah Zakiya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Niat Puasa Syawal 6 Hari, Simak Apa Keutamaannya

Minggu, 22 Maret 2026 | 06:15 WIB
X