MEDIA24.ID - Dalam kehidupan ini, setiap manusia tentu mendambakan kebahagiaan sejati.
Namun, tahukah kita bahwa kebahagiaan memiliki sifat yang khas, begitu pula dengan sifat orang yang celaka?.
Ibnu Qayyim rahimahullah dalam kitabnya Addaa waddawaa memberikan gambaran jelas tentang perbedaan ini:
Baca Juga: Belajar dari Lebah: Perumpamaan Indah Bagi Mukmin
والله سبحانه وصف أهل السعادة بالإحسان مع الخوف، ووصف الأشقياء بالإساءة مع الأمن .
ومن تأمل أحوال الصحابة رضي الله عنهم وجدهم في غاية العمل مع غاية الخوف .
ونحن جمعنا بين التقصير - بل التفريط - والأمن !
“Allah menyifati orang yang bahagia sebagai orang yang selalu berbuat ihsan disertai rasa takut.
Dan menyifati orang yang celaka sebagai orang yang berbuat buruk disertai merasa aman. Siapapun yang memperhatikan keadaan para sahabat akan mendapati bahwa mereka berada pada puncak amal disertai rasa takut.
Sedangkan kita mengumpulkan sikap meremehkan dengan merasa aman.”
Baca Juga: Ini Lima Lokasi Layanan SIM Keliling di Jakarta Hari Rabu 18 Desember
Sifat Orang Bahagia
Allah dalam Al-Qur’an menguraikan sifat-sifat orang yang bahagia, seperti yang terdapat dalam Surat Al-Mukminun ayat 57-61:
إِنَّ الَّذِيْنَ هُمْ مِنْ خَشْيَةِ رَبِّهِمْ مُشْفِقُوْنَ. وَالَّذِيْنَ هُمْ بِآيَاتِ رَبِّهِمْ يُؤْمِنُوْنَ. وَالَّذِيْنَ هُمْ بِرَبِّهِمْ لاَ يُشْرِكُوْنَ. وَالَّذِيْنَ يُؤْتُوْنَ مَا آتَوْا وَقُلُوْبُهُمْ وَجِلَةٌ أَنَّهُمْ إِلَى رَبِّهِمْ رَاجِعُوْنَ. أُولَئِكَ يُسَارِعُوْنَ فِي الْخَيْرَاتِ وَهُمْ لَهَا سَابِقُوْنَ
Takut kepada Allah
“Sesungguhnya orang-orang yang berhati-hati karena takut akan (adzab) Rabb mereka.”
Artikel Terkait
Ini Lima Lokasi Layanan SIM Keliling di Jakarta Hari Rabu 18 Desember
KCIC Siapkan Layanan Maksimal Hadapi Lonjakan Penumpang Libur Nataru 2024
Belajar dari Lebah: Perumpamaan Indah Bagi Mukmin