MEDIA24.ID - Ibnul Qoyyim rahimahullah pernah berkata, “Hati yang kacau tidak menentu, tidak ada yang bisa memperbaikinya kecuali menghadapkan hati itu kepada Allah.”
Ketika hidup terasa hampa dan tak terarah, itu adalah pertanda kita telah jauh dari Allah.
Maka, langkah pertama untuk memperbaiki keadaan adalah mendekatkan hati kembali kepada-Nya.
Baca Juga: Stasiun Whoosh Karawang Mulai Beroperasi, Ini 10 Jadwal Keberangkatan Baru
Sufyan bin Uyainah rahimahullah menyampaikan nasihat dari para ulama terdahulu:
“Barangsiapa memperbaiki keadaan batinnya, niscaya Allah perbaiki keadaan lahirnya.”
“Barangsiapa memperbaiki hubungannya dengan Allah, niscaya Allah akan perbaiki hubungannya dengan manusia.”
“Barangsiapa beramal untuk akhiratnya, niscaya Allah akan cukupkan kehidupannya di dunia.”
Pesan ini menegaskan bahwa solusi dari setiap kekacauan hidup adalah memperbaiki hubungan dengan Allah.
Sering kali hidup terasa gersang dan penuh kekacauan karena kita lalai dari ibadah, tenggelam dalam urusan duniawi, dan lupa mengutamakan akhirat. Ini adalah sinyal bahwa hati membutuhkan asupan spiritual—beribadah dan mendekat kepada Allah.
Perbaiki Ibadah: Fokus pada salat, zikir, dan membaca Al-Qur'an dengan rutin.
Tingkatkan Keikhlasan: Pastikan semua amal dilakukan semata-mata untuk Allah.
Jaga Hubungan dengan Sesama: Memperbaiki hubungan dengan Allah akan mempermudah kita dalam berhubungan dengan manusia.
Baca Juga: Selamat Natal 2024, Menag: Terus Tebar Cinta Kasih, Kuatkan Bangunan Kemanusiaan
Artikel Terkait
Toyota Land Cruiser SE Segera Meluncur, Intip Fitur Canggih dan Desain Mewah untuk Bersaing di Pasar Otomotif
Stasiun Whoosh Karawang Mulai Beroperasi, Ini 10 Jadwal Keberangkatan Baru