MEDIA24.ID - Baru-baru ini, masyarakat Indonesia dihebohkan dengan isu seorang menteri yang dikenal suka marah-marah di pemerintahan Prabowo Subianto.
Bahkan, menteri tersebut diduga kerap menampar anak buahnya.
Nama sang menteri kini ramai dibicarakan di media sosial.
Para pegawai di kementeriannya bahkan menggelar aksi protes di depan kantor kementerian di Jalan Pintu Senayan, Jakarta, pada Senin (20/1/2025).
Baca Juga: Indonesia Masters 2025, Jadwal Lengkap dan Penampilan Terakhir The Daddies di Istora
Salah satu spanduk dalam aksi tersebut bertuliskan:
"Pak Presiden, selamatkan kami dari menteri pemarah, suka main tampar, dan main pecat."
Di tengah panasnya isu ini, penting bagi kita untuk memahami bagaimana Islam mengajarkan cara mengendalikan amarah.
Dalam pandangan Islam, marah adalah bisikan setan yang dapat membawa keburukan. Nabi Muhammad pun memberikan beberapa tips untuk mengatasi "penyakit" ini:
Baca Juga: Indonesia Masters 2025, Turnamen Bergengsi di Istora Senayan
1. Membaca Kalimat Ta'awudz
Rasulullah bersabda:
"Aku mengetahui sebuah kalimat yang jika seseorang mengucapkannya, amarahnya akan hilang. Jika dia mengatakan, 'A’udzubillahi minasy-syaithanir rajim (Aku berlindung kepada Allah dari setan yang terkutuk),' amarahnya akan reda." (HR Bukhari)
2. Diam
Ketika marah, Rasulullah SAW menganjurkan kita untuk diam:
Artikel Terkait
BAZNAS Kirim 41 Truk Bantuan untuk Palestina
Indonesia Masters 2025, Turnamen Bergengsi di Istora Senayan
Indonesia Masters 2025, Jadwal Lengkap dan Penampilan Terakhir The Daddies di Istora