Kisah Amiyati dan 25 Pedagang UMKM Bertransformasi Digital, QRIS Jadi Solusi Pembayaran Terbaik

Photo Author
Moh Purwadi, Media 24
- Jumat, 14 Maret 2025 | 14:39 WIB
Amiyati, pemilik kios minuman di food court Pulomas telah bertransformasi dengan mengadopsi sistem pembayaran digital BRImo dan QRIS dari BRI.  (Foto/Dok/Media24)
Amiyati, pemilik kios minuman di food court Pulomas telah bertransformasi dengan mengadopsi sistem pembayaran digital BRImo dan QRIS dari BRI. (Foto/Dok/Media24)

MEDIA24.ID, JAKARTA - Di tengah hiruk-pikuk Food Court Perkantoran Pulomas, Jakarta Timur, Amiyati, pemilik Agen Minuman sekaligus pengurus paguyuban kuliner setempat, dengan lincah melayani pembeli yang antre membayar menggunakan ponsel.

Sejak memanfaatkan layanan QRIS BRI, transaksi di stan miliknya tak lagi bergantung pada uang tunai. “Pelanggan mayoritas karyawan kantoran. Mereka jarang bawa cash, jadi QRIS ini jadi solusi tepat,” ujar Amiyati, sambil menunjukkan QR code di etalase stan minumannya.

“Dulu, pelanggan sering bertanya, ‘Bisa bayar pakai QRIS nggak?’. Sekarang, semua stan di sini sudah punya QR code BRI. Ini jadi nilai tambah untuk menarik pembeli,” lanjut Amiyati.

Baca Juga: Sate Kambing PUAS, Kuliner Legendaris Pulomas Ini Makin Ngebul Berkat Pendampingan dan Pembiayaan KUR BRI

Tak sendirian, Amiyati bersama 25 UMKM lainnya di dua lokasi food court Pulomas telah bertransformasi dengan mengadopsi sistem pembayaran digital BRImo dan QRIS dari BRI.

Inisiatif ini bukan sekadar mengikuti tren, tapi menjadi bukti nyata efisiensi bisnis di era cashless. “Dulu, kami sering kerepotan cari kembalian. Sekarang, transaksi langsung masuk ke rekening, cepat, dan aman,” tambahnya.

Bagi Amiyati, manfaat QRIS tak hanya memudahkan pembeli. Sebagai pengurus paguyuban, ia melihat bagaimana teknologi ini membuka peluang UMKM untuk berkembang. “Omzet lebih terpantau, arus kas lancar, dan kami bisa fokus meningkatkan kualitas produk,” katanya.

Baca Juga: Dapen BRI Raih Sertifikasi ISO 31000:2018, Bukti Keunggulan Pengelolaan Risiko Bertaraf Internasional

Kolaborasi dengan BRI juga membuka akses pelatihan dan pendampingan, sehingga pedagang yang awalnya gagap teknologi kini mahir mengelola transaksi digital.

Keberhasilan 25 UMKM di Pulomas ini menjadi contoh bagaimana adopsi pembayaran digital tidak hanya menguntungkan pelaku usaha, tetapi juga memperkuat ekosistem bisnis lokal.

“Ini langkah kecil menuju Jakarta yang lebih modern, di mana bahkan pedagang kaki lima pun bisa bersaing dengan teknologi,” pungkas Amiyati, tersenyum bangga.

Asri Mufti Aziz, Manager Bisnis Area Mikro BRI Jakarta 2 di Food Court Pulomas, Jakarta. (Foto/Dok/Media24)

Ditemui di Lokasi yang sama, Dewi Ariyani (35), karyawan swasta di Komplek Pertokoan Pulomas mengaku selalu menggunakan Qris saat bersantap siang di food court yang lokasinya tak jauh dari kantornya. Dewi mengaku sudah lama meninggalkan kebiasaan membawa uang tunai.

“Sejak ada QRIS BRI, transaksi jadi lebih mudah dan cepat. Cukup bawa HP, langsung scan, selesai,” ujarnya, sambil menunjuk ke layar ponsel yang menampilkan notifikasi pembayaran berhasil.

Halaman:

Editor: Moh Purwadi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X