Baca Juga: Kurikulum Berbasis Cinta Diluncurkan, Kemenag Terbitkan Panduan untuk Para Guru
“Di Jakarta sendiri, terdapat lebih dari satu juta penumpang setiap harinya yang memanfaatkan moda transportasi bus seperti Transjakarta.
Maka dari itu, dengan proyek sinergi ini diharapkan dapat memberikan tambahan armada publik yang menunjang aktivitas masyarakat Jakarta secara efisien dan nyaman,” ungkapnya.
Penambahan armada ini merupakan bagian dari strategi Pemprov DKI dalam mendukung visi Jakarta sebagai kota yang berorientasi pada transportasi massal (Transit Oriented Development/TOD), sekaligus memperkuat sistem integrasi antar moda transportasi.
Komitmen Berkelanjutan
Langkah strategis ini sekaligus menjadi wujud nyata komitmen Transjakarta dalam mendukung agenda transportasi berkelanjutan.
Dengan penggunaan kendaraan berbasis teknologi emisi rendah dan desain ergonomis, diharapkan kualitas udara di Jakarta bisa terus membaik, seiring meningkatnya minat masyarakat menggunakan transportasi publik.
Baca Juga: 75 Tahun Penyelenggaraan Haji: Kemenag Wariskan Fondasi, Kawal Perubahan, dan Bangun Keberlanjutan
Penambahan 53 unit Minitrans ini diharapkan akan segera beroperasi dalam waktu dekat, menyasar rute-rute padat dan kawasan yang selama ini membutuhkan penetrasi layanan transportasi skala menengah.
Dengan spesifikasi modern dan kenyamanan mumpuni, armada ini siap mendukung peningkatan kualitas hidup warga Jakarta lewat akses transportasi yang cepat, aman, dan terjangkau.
Artikel Terkait
75 Tahun Penyelenggaraan Haji: Kemenag Wariskan Fondasi, Kawal Perubahan, dan Bangun Keberlanjutan
Final Timnas Indonesia Vs Vietnam di Final Piala AFF U-23, Gibran Yakin Garuda Muda Menang Skor 3-0
Pencairan BSU 2025 Batas Akhir 31 Juli, Tak Dicairkan Akan Kembali ke Kas Negara