MEDIA24.ID, JAKARTA - Tiko Aryawardhana, suami penyanyi Bunga Citra Lestari (BCL), dilaporkan ke polisi oleh mantan istrinya, AW, atas dugaan penggelapan uang sebesar Rp6,9 miliar.
Peristiwa ini diduga terjadi antara tahun 2015 dan 2021 saat Tiko dan AW mendirikan perusahaan bernama PT Arjuna Advaya Sanjaya di bidang makanan dan minuman.
Dalam perusahaan tersebut, Tiko menjabat sebagai direktur sementara AW yang menanamkan modal dan menjadi komisaris.
"Awalnya, klien kami dan Tiko memutuskan untuk mendirikan perusahaan yang bergerak di bidang makanan dan minuman. Pada saat itu, klien kami menjadi komisaris, sementara Tiko menjadi Direktur. Tapi untuk modal perusahaan, seluruhnya dari klien kami," kata kuasa hukum AW, Leo Siregar.
Bisnis makanan dan minuman yang didirikan Tiko dan AW awalnya berjalan dengan baik. Namun, pada tahun 2019, Tiko memberitahu AW bahwa bisnis tersebut terancam tutup karena tidak mampu membayar sewa.
"Klien kami selama ini tahunya usaha lancar, tapi kok tiba-tiba di 2019 Tiko bilang usaha mau tutup karena tidak kuat bayar sewa," sambungnya.
Baca Juga: 10 Anggota Polri Kawal Dideportasi Buronan Nomor 1 Thailand
Pada tahun 2021, AW menemukan dokumen profit and loss (P&L) yang mencurigakan. Hal ini menimbulkan kecurigaan bahwa Tiko telah melakukan manipulasi laporan keuangan perusahaan.
"Klien kami melakukan audit investigasi melalui auditor independen dan didapatkanlah temuan perihal penggunaan dana sebesar Rp 6,9 miliar yang tidak jelas peruntukkannya. Dan karena tidak ada itikad baik dari yang bersangkutan untuk memberikan klarifikasi dan penjelasan, maka kemudian klien kami melaporkan peristiwa ini ke kepolisian," kata pengacara AW.***
Artikel Terkait
Polri Kawal Ketat Buronan Nomor 1 Thailand, Deportasi Lewat Bandara Soetta
Makin Viral! Pengunjung Rela Antre Masuk Wonderspace di Stasiun MRT Bundaran HI
Temuan BPK 2021 Bongkar Masalah Tapera, Simpanan Ratusan Ribu Peserta Senilai Rp 567 M Tak Dikembalikan
Jelang Dideportasi, Buronan Nomor 1 Thailand Jalani Pemeriksaan Kesehatan
SIM Indonesia Tahun Depan Berlaku di Asia Tenggara, Ini Negara-negaranya!