9 Hidangan Wajib Saat Imlek, Simbol Harapan dan Keberuntungan Keluarga

Photo Author
Rahmah Zakiya, Media 24
- Jumat, 17 Januari 2025 | 07:22 WIB
Jeruk, makanan khas imlek (Foto: dok)
Jeruk, makanan khas imlek (Foto: dok)

MEDIA24.ID - Perayaan Imlek bukan hanya tentang lampion merah yang menggantung megah atau suara petasan yang meriah, tetapi juga momen kehangatan bersama keluarga.

Tradisi ini semakin lengkap dengan hadirnya berbagai makanan khas yang tak hanya menggugah selera, tetapi juga sarat akan makna simbolis.

Setiap hidangan menyimpan doa dan harapan, menjadikannya bagian penting dalam merayakan Tahun Baru Imlek.

Baca Juga: Siswa SD di Sukoharjo Keracunan Menu MBG, Begini Penjelasan Kepala BGN

Berikut adalah 9 makanan khas Imlek yang wajib ada dan penuh filosofi:

1. Kue Keranjang

Simbol keutuhan keluarga, kue berbahan dasar ketan ini merekatkan hubungan antarkeluarga. Teksturnya yang lengket melambangkan kebersamaan yang erat sepanjang tahun.

2. Kue Mangkok

Kue yang mekar ini dipercaya membawa rezeki dan keberuntungan. Semakin mekar kue, semakin besar harapan keberuntungan di tahun yang akan datang.

3. Kue Ku

Kue kecil berbentuk seperti tempurung kura-kura ini melambangkan panjang umur dan ketahanan. Warna merahnya juga membawa keberuntungan.

Baca Juga: Format Berburu Koin Diubah jadi Misi Jagat, Co-Founder Jagat Minta Maaf

4. Kue Bulan

Hidangan manis ini mewakili persatuan dan keutuhan, menjadikannya simbol harmoni dalam keluarga.

5. Dumpling (Pangsit)

Dumpling melambangkan kemakmuran karena bentuknya menyerupai batangan emas. Hidangan ini menjadi doa untuk rezeki yang melimpah.

6. Mi Panjang Umur

Seperti namanya, mi ini melambangkan harapan untuk umur panjang. Mi harus disajikan utuh, tanpa dipotong, untuk menjaga makna simbolisnya.

7. Ikan

Ikan dalam bahasa Mandarin berbunyi "yu," yang berarti kelimpahan. Menyajikan ikan utuh adalah doa untuk keberuntungan yang tidak putus sepanjang tahun.

Baca Juga: Menlu RI : Gencatan Senjata di Gaza Momentum Baik yang Perlu Dipertahankan

Halaman:

Editor: Rahmah Zakiya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X