Rakernas Konsolidasi Haji 2025, Kepala BP Haji: Perkuat Sinergi dalam Layanan Ibadah Haji

Photo Author
Moh Purwadi, Media 24
- Kamis, 24 April 2025 | 07:41 WIB
Kepala BP Haji Mochamad Irfan Yusuf, secara resmi membuka Rakernas Konsolidasi Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 2025 di Asrama Haji Bekasi, Jawa Barat.  (Foto/Dok/Media24)
Kepala BP Haji Mochamad Irfan Yusuf, secara resmi membuka Rakernas Konsolidasi Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 2025 di Asrama Haji Bekasi, Jawa Barat. (Foto/Dok/Media24)

MEDIA24.ID, BEKASI — Kepala Badan Penyelenggara Haji (BP Haji) Mochamad Irfan Yusuf, secara resmi membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Konsolidasi Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 2025 di Asrama Haji Bekasi, Jawa Barat.

Forum strategis ini menjadi momentum penting dalam menegaskan komitmen BP Haji untuk menghadirkan layanan haji yang adaptif, efisien, dan tetap berlandaskan nilai-nilai pengabdian kepada para tamu Allah (duyufurrahman).

Hadir dalam pembukaan Rakernas, antara lain Menteri Agama RI Nasaruddin Umar, Wakil Kepala BP Haji Dahnil Anzar Simanjuntak, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief, Kepala BPKH, Konsul Jenderal RI di Jeddah Yusron Ambari, serta jajaran pimpinan dan pejabat dari Ditjen PHU dan lembaga terkait lainnya.

Baca Juga: Menag Sebut Skema Murur dan Tanazul Resmi Diterapkan pada Ibadah Haji 2025

Dalam sambutannya, Gus Irfan menekankan bahwa Rakernas ini adalah bagian dari ikhtiar bersama seluruh pemangku kepentingan untuk menyempurnakan pelayanan haji secara menyeluruh.

“Kita tidak hanya sedang menata sistem, tetapi juga merajut niat dan pengabdian untuk menjadi pelayan yang amanah bagi jutaan hati yang berserah menuju Baitullah,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa peningkatan profesionalisme dalam setiap rantai penyelenggaraan haji adalah sebuah keniscayaan.

Baca Juga: Polisi dan Imigrasi Gagalkan Keberangkatan 10 Jemaah Haji Ilegal yang Gunakan Visa Kerja, Ini Respons BP Haji

Menurutnya, para pemangku kepentingan perhajian—khususnya di tingkat wilayah, kota, dan kabupaten—harus menjadi ujung tombak dalam menghadirkan pelayanan terbaik.

“Kita harus memastikan bahwa setiap titik layanan menyentuh kebutuhan jemaah secara langsung, dengan standar yang terukur dan berorientasi pada kenyamanan serta kualitas terbaik” imbuhnya.

Gus Irfan menambahkan bahwa mulai tahun 2026, BP Haji akan mengemban tanggung jawab penuh atas penyelenggaraan ibadah haji nasional.

Hal ini merupakan amanat langsung Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, sekaligus menjadi momentum penting untuk memperkuat sistem layanan haji yang Efisien, Aman dan Nyaman.

Menanggapi percepatan transformasi layanan haji yang dilakukan Pemerintah Arab Saudi, Gus Irfan menyatakan bahwa Indonesia harus merespons tantangan tersebut secara cepat dan terukur.

“Kita harus efisien dan adaptif, memberikan layanan yang setara tanpa kehilangan ruh pelayanan. Kita ingin menjadi institusi yang profesional namun tetap menjunjung tinggi nilai-nilai pengabdian suci kepada para tamu-tamu Allah,” tandasnya.

Halaman:

Editor: Moh Purwadi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini

Jamaah Haji 2026 Dapat Uang Saku 750 Riyal

Selasa, 14 April 2026 | 08:20 WIB
X