MEDIA24.ID, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi berkomitmen bencana banjir yang terjadi di Jabar pada tahun ini merupakan bencana yang terakhir, tidak boleh terjadi lagi pada tahun depan.
Dedi Mulyadi mengklaim, komitmen itu berdasarkan pada kebijakan Presiden Prabowo Subianto agar bencana banjir tidak lagi berdampak pada warga pada tahun 2026 mendatang.
"Kami bekerja untuk melaksanakan apa yang menjadi kebijakan pemimpin nasional kita, Pak Presiden RI Prabowo Subianto agar banjir tahun ini adalah banjir yang terakhir," tutur Dedi Mulyadi kepada awak media di Jakarta, pada Rabu, 12 Maret 2025.
Baca Juga: Polemik Perceraian, Baim Wong Tak Provokasi Anak untuk Membenci Paula Verhoeven
Terkait hal itu, Dedi Mulyadi pun mengungkap janjinya kepada warganya agar pada tahun mendatang tidak ada lagi banjir yang menggenangi kawasan Jawa Barat.
"Tidak boleh lagi ada banjir berikutnya," tegasnya.
Di sisi lain, Dedi pun sempat mengakui sulitnya relokasi warga yang tinggal di daerah langganan banjir di Jawa Barat.
Terkini, Dedi menyebut pihaknya tengah menyiapkan desain khusus arsitektur rumah panggung di Jabar.
"Pembangunan rumah kolong menjadi solusi. Pemprov Jabar akan menyiapkan desain arsitektur rumah kolong tersebut," tuturnya.
Baca Juga: Gelar TEDxSampoernaUniversity 2025, Isyana Sarasvati: Musik Harus jadi Ruang Bagi Kita untuk Tumbuh
Dedi pun berharap bencana banjir yang masih berdampak bagi warga Jabar dapat teratasi dengan proyek pembangunan rumah kolong tersebut.
"Harapannya warga dapat menyesuaikan diri saat banjir datang," tandasnya.***
Artikel Terkait
Banjir Rendam Rel di Grobogan, Perjalanan Kereta Api Semarang-Surabaya Ditutup Sementara
Banjir Genangi Jalan Mampang Depok, Motor Mogok dan Kemacetan Tak Terhindarkan
Insiden Banjir di Bandung, 4 Kecamatan Terendam Akibat Luapan Sungai Citarum dan Cikapundung
Update Bencana Banjir dan Longsor di Sukabumi: 5 Korban Tewas, 4 Orang Masih dalam Pencarian
Cara Aman Dilakukan Pengendara Mobil Listrik saat Melintasi Banjir