Dedi Mulyadi Tinjau Longsor di Batutulis, Jalan Saleh Danasasmita akan Pindah

Photo Author
Nofellisa Aropah, Media 24
- Senin, 14 April 2025 | 19:03 WIB
Gubernur Dedi Mulyadi didampingi Wali Kota Bogor Dedie A Rachim saat meninjau longsor di Batutulis  (Instagram )
Gubernur Dedi Mulyadi didampingi Wali Kota Bogor Dedie A Rachim saat meninjau longsor di Batutulis (Instagram )

MEDIA24.ID, BOGOR-Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meninjau longsor di Jalan Saleh Danasasmita, Batutulis, Kota Bogor, Jawa Barat, Senin (14/4/2025).

Dalam kunjungan Gubernur yang akrab disapa KDM itu menerima aspirasi warga sekitar terkait penanganan bencana longsor yang terjadi pada awal Maret 2025.

Dedi juga meninjau situs sejarah Makam Mbah Dalem, Istana Batutulis, dan Prasasti Batutulis.

Ia menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota Bogor telah menyepakati solusi jangka panjang atas permasalahan longsor di kawasan tersebut.

Baca Juga: Video Hoax Jalan Longsor di Batutulis Sudah Diperbaiki dan Dilalui, Ini Kondisi yang Sebenarnya

“Solusinya, jalan akan dipindah dan lokasi longsor dijadikan Leuweung Batutulis. Pembangunan jalan baru dilakukan tahun ini, dengan alokasi pembebasan lahan dibagi dua, 50 persen dari provinsi dan 50 persen dari Kota Bogor,” katanya.

Jalan baru akan dibangun, menurut Dedi mengikuti trase awal, namun akan terlebih dahulu melalui kajian teknis.

“Nantinya, kawasan bekas longsor akan direvitalisasi menjadi taman kota yang ditanami pohon-pohon endemik khas Bogor,” ungkapnya.

Sementara itu, Akses baru menuju Stasiun Batutulis, Kota Bogor, yang longsor direncanakan berpindah tak jauh dari titik awal. 

Baca Juga: Terungkap! Penyebab Longsor di Batutulis, Wali Kota Bogor Sebut Ada Aliran Mata Air di Bawah Jalan

Akses baru tersebut memiliki panjang sekitar 200 meter dengan anggaran sekitar Rp 40 miliar.

"Akses barunya dari area Sumur 7, turun langsung tembus Jl Saleh Danasasmita kurang lebih panjangnya sekitar 200 meter. Untuk jalan yang baru ini sudah ada kajian, dan masuk dalam kategori aman," kata Wali Kota Bogor Dedie Rachim usai mendampingi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meninjau lokasi longsor, Bogor.

"Dari pembicaraan kami disepakati ada dua hal. Pertama adalah soal pembebasan lahan, pembebasan lahan Alhamdulillah 50 persen (anggaran) dari provinsi jawa barat dan 50 persen dari pemerintah Kota Bogor. Anggaran pembebasan lahan sekitar Rp30 miliar, pembangunan sekitar Rp10 miliar," imbuhnya.

Dedie menyebut hasil kajian menyatakan bahwa titik jalan amblas tidak layak digunakan kembali sebagai akses kendaraan meski sudah diperbaiki. Sebab di lokasi bawah jalan amblas diduga terdapat sumber mata air.

Halaman:

Editor: Nofellisa Aropah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X